6 Bahaya Diet Ekstrim Ini Siap Ancam Tubuhmu, Masih Ingin Lakukan?

Selasa 09-07-2024,12:00 WIB
Reporter : Neng Erlin
Editor : Ria Sofyan

Bahaya Diet Ekstrim untuk Kesehatan

1.  Sebabkan Malnutrisi

Bahaya diet eksktrim yang pertama untuk kesehatan tubuhmu adalah dapat menyebabkan malnutrisi yang terjadi akibat ketidakseimbangan nutrisi di dalam tubuhmu. 

BACA JUGA:Dietmu Belum Berhasil? Coba Tips Diet Berdasarkan Golongan Darah Ini, Ada yang Harus Makan Daging

Kondisi ini tentunya sangat berbahaya untuk tubuh lantaran dapat membuat tubuhmu menjadi lebih mudah lelah, rambut menjadi mudah rontok dan banyak masalah lainnya.  

Tidak hanya itu, dalam jangka panjang kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti anemia dan juga osteoporosis. 

BACA JUGA:5 Kesalahan Saat Diet yang Bikin Berat Badan Susah Turun, Nomor 1 Paling Sering Dilakukan

2. Mempengaruhi Kadar Gula Darah

Diet ekstrim juga dapat mempengaruhi kadar gula darah di dalam tubuh karena biasanya asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh yang memberikan pengaruh terhadap kondisi ini. 

Jika melakukan diet ektrim, seseorang mungkin tidak dapat memperoleh asupan karbohidrat serta nutrisi lain seperti protein, lemak, dan juga serat yang cukup untuk tubuh. 

BACA JUGA:6 Jenis Makanan Ini Ampuh Pangkas Berat Badan, Cocok untuk Kamu Yang Lagi Diet, Cek Apa Saja!

Padahal asupan nutrisi ini sangat penting untuk tubuh dan dapat membantu menjaga kadar gula darah (glukosa) dan juga hormon insulin agar tetap stabil. 

Tidak hanya itu, beberapa orang yang melakukan diet ekstrim cenderung mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula agar dapat memenuhi kebutuhan energi secara instan. 

BACA JUGA:Yuk Cobain 5 Resep Olahan Ayam Tanpa Minyak Ini, Makanan Rendah Kalori Cocok untuk Diet

Hal ini tentunya sangat tidak sehat dan dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah di dalam tubuh secara drastis dan dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih mudah lapar. 

Diet ekstrim dan tidak tepat juga dapat mengakibatkan berat badan naik dan turun secara drastis yang dapat berpotensi memicu resistensi insulin yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. 

Kategori :