Vitamin D berperan dalam siklus pertumbuhan rambut, sedangkan zat besi membantu sirkulasi darah ke folikel rambut.
Mengonsumsi makanan sehat yang seimbang dan kaya akan sayuran, buah-buahan, serta protein nabati dan hewani akan memberikan nutrisi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan rambut.
Bukan hanya itu, mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan juga dapat membantu melindungi rambut dari kerusakan.
BACA JUGA:Asam Lambung Bisa Reda Dengan Konsumsi Minuman Ini, Cek Resep di Sini
BACA JUGA:Pemerintah Tingkatkan Dana Replanting Sawit di Seluma Jadi Rp60 Juta per Hektare
5. Penyakit dan kondisi medis
Berbagai kondisi medis dapat memicu kerontokan rambut dan menjadi penyebab kebotakan pada rambut.
Penyakit autoimun seperti alopecia areata dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut sehingga menyebabkan rambut rontok dalam bercak.
Selain itu, penyakit tiroid baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme, juga dapat mengganggu pertumbuhan rambut.
Bukan hanya itu, infeksi kulit kepala seperti jamur juga dapat merusak folikel rambut.
Oleh sebab itu, jika kamu mengalami kerontokan rambut yang tidak biasa, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.
BACA JUGA:Cobain Resep Simpel Telur Kukus Tahu Ini, Dijamin Enak dan Bikin Nikmat
BACA JUGA:Wakil Ketua DPW PKB Serukan Dukungan untuk ROMER, Ingatkan Soal Petuah 'Sekundang Setungguan'
6. Penggunaan produk rambut yang berlebihan
Penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung bahan kimia keras dapat menyebabkan kerusakan pada rambut dan kulit kepala dan menyebabkan kerontokan.
Pewarna, pemutih, dan juga produk styling yang mengandung alkohol dapat merusak struktur rambut sehingga menyebabkan kerontokan.