Saat ditanya apakah efisiensi anggaran ini akan berdampak pada visi dan misi gubernur serta wagub terpilih, Juhaili mengatakan bahwa hal tersebut masih terlalu dini untuk dibahas.
"Apalagi, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) baru saja disahkan setelah gubernur dan wagub terpilih dilantik. Oleh karena itu, kami belum bisa memberikan komentar lebih jauh tentang kemungkinan tersebut," ujar Juhaili.
BACA JUGA:Pemilik Salon Cabuli Anak di Bawah Umur Sesama Jenis Ditangkap Polres Bengkulu Utara
Lebih lanjut, Juhaili mengungkapkan bahwa keberhasilan dalam mewujudkan visi dan misi tersebut sangat bergantung pada kekuatan fiskal daerah. Dia yakin bahwa gubernur dan wagub terpilih pasti memiliki skenario sendiri untuk merealisasikan visi, misi, atau program-program yang telah dicanangkan, terutama untuk Provinsi Bengkulu dalam lima tahun mendatang.
"Terutama dalam merealisasikan visi dan misi atau program yang dicanangkan, khususnya bagi Provinsi Bengkulu untuk lima tahun ke depan," demikian sampai Juhaili.
(Ilham)