Kondisi Darurat, Pengiriman Logistik ke Enggano Belum Dapat Dilakukan

Sabtu 12-04-2025,18:55 WIB
Reporter : Kristiani Putri
Editor : Ria Sofyan

BENGKULU, BETVNEWS - Kebutuhan pokok di Pulau Enggano Provinsi Bengkulu saat ini mulai menipis, hal tersebut terjadi akibat alur pelayaran menuju Enggano yang mengalami pendangkalan cukup parah dan hingga kini belum mendapatkan penanganan secara tuntas.

Kondisi ini membuat distribusi logistik terhambat yang mengakibatkan warga mulai kesulitan mendapatkan sejumlah bahan pokok yang biasanya dikirim dari Kota Bengkulu.

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta bantuan kepada Basarnas agar kapal milik Basarnas dapat digunakan untuk mengangkut logistik darurat ke Pulau Enggano.

BACA JUGA:Helmi Hasan: Kami Dukung Ide Prabowo, Bengkulu Siap Tampung Warga Gaza

BACA JUGA:Warga Keluhkan BBM Kerap Kosong di Pertashop, Steven: Suplai dari Pertamina Tidak Lancar

Kepala Basarnas Bengkulu, Muslikun Sodik mengatakan setelah melakukan pengecekan teknis terhadap kondisi alur pelayaran  pihaknya menyatakan bahwa tidak dapat melintasi jalur yang saat ini sudah terlalu dangkal.

Selain itu, dalam melakukan pelayaran kapal Basarnas membutuhkan kedalaman minimal 2 meter sedangkan kedalaman alur saat ini hanya diangka 1,3 meter sehingga dengan situasi ini pengiriman logistik masih belum dilakukan.

"Setelah melakukan pengecekan langsung ternyata kapal Basarnas belum bisa melakukan pengiriman logistik, hal ini karena pendangkalan sekarang itu di angka 1,3 meter sedangkan kapal Basarnas baru bisa berlayar di kedalaman 2 meter itu belum termasuk beban jadi ya kita sudah sampaikan ke pak Sekda kalau belum bisa melakukan pengiriman logistik," kata Muslikun Sabtu, 12 April 2025.

BACA JUGA:Pungli di Kemenag Seluma Terungkap, Guru Agama Akui Adanya Pungutan

BACA JUGA:Petani di Seluma Keluhkan Tengkulak Beli Gabah di Bawah Harga Pemerintah

Menggapi hal tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan saat ini Pemprov Bengkulu tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi tercepat agar kebutuhan warga Enggano tetap dapat terpenuhi di tengah akses keterisolasian.

Dirinya menambahkan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan juga telah menemui  pihak Pelindo pusat untuk membahas terkait percepatan pengerukan agar aktifitas di pelabuhan bisa kembali normal.

"Memang saat ini pasokan logistik di Enggano sudah menipis, setelah kapal Basarnas juga tidak bisa melakukan pengiriman kita terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak mulai dari seluruh unsur Forkompimda dan lainnya agar logistik ini bisa segera kita kirimkan," kata Herwan.

BACA JUGA:CJH Seluma Dijadwalkan Berangkat ke Tanah Suci 4 Mei

BACA JUGA:Banyak Diburu Warga, Toko Emas di Kota Bengkulu Kehabisan Stok Logam Mulia

Kategori :