Murbei mengandung protein tertentu yang mirip dengan protein dalam serbuk sari dan tanaman lain yang dapat memicu respons alergi. Ketika tubuh mengidentifikasi protein ini sebagai zat asing, sistem kekebalan dapat bereaksi berlebihan, memicu gejala alergi.
Sebagian orang mungkin memiliki reaksi alergi terhadap buah murbei, yang dapat menyebabkan gejala seperti gatal-gatal, ruam kulit, dan pembengkakan.
Jika memiliki riwayat alergi terhadap buah beri lain, sebaiknya berhati-hati.
BACA JUGA:5 Daftar Makanan untuk Kesehatan Mata, Penderita Mata Minus Wajib Tahu!
2. Gangguan Pencernaan
Efek samping buah murbei yang dapat ditimbulkan jika dikonsumsi secara berlebihan adalah mengganggu sistem pencernaan.
Konsumsi murbei yang berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, kembung, atau gas. Hal ini disebabkan karena kandungan serat tinggi yang dapat mengganggu pencernaan bila dikonsumsi dalam jumlah besar.
Selain itu, murbei juga mengandung sorbitol, sejenis gula alkohol yang dapat bersifat laksatif (memperlancar buang air besar) jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.
BACA JUGA:Cegah Bintitan di Mata dengan 5 Metode ini, Dijamin Nggak Kambuh Lagi!
Sorbitol dapat menarik air ke usus besar, yang bisa menyebabkan diare, terutama jika tubuh tidak terbiasa mencernanya.
3. Penurunan Gula Darah
Efek samping buah murbei bagi kesehatan ketika dikonsumsi secara berlebihan adalah dapat menurunkan gula darah pada tubuh.
Buah murbei dapat menyebabkan penurunan gula darah karena mengandung senyawa alami yang memiliki sifat menurunkan kadar glukosa dalam darah.