BACA JUGA:Waspada Berlebihan, Cek Disini Efek Samping Konsumsi Buah Bit, Dapat Memicu Gangguan Pencernaan
3. Pengalaman Traumatis
Pengalaman traumatis juga sering kali mempengaruhi kesehatan mental seseorang dan dapat memicu anxiety disorder seseorang.
Peristiwa traumatis seperti kekerasan, kecelakaan, atau trauma lainnya bisa meninggalkan dampak mendalam yang mengganggu keseimbangan emosional.
Gangguan stres pascatrauma (PTSD) menjadi salah satu contoh di mana pengalaman traumatis berperan besar dalam mengembangkan gangguan kecemasan.
4. Stres Berkepanjangan
Hal lainnya yang menjadi penyebab seseorang mengalami anxiety disorder ini adalah stres berkepanjangan lantaran stres yang berkepanjangan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari juga bisa berkontribusi pada perkembangan anxiety disorder.
Tekanan yang konstan dari pekerjaan, masalah keuangan, atau konflik hubungan dapat menyebabkan kecemasan yang berkepanjangan.
Jika stres ini tidak dikelola dengan baik, dapat memicu atau memperburuk gejala kecemasan, yang pada akhirnya dapat berkembang menjadi gangguan kecemasan.
BACA JUGA:Tak Hanya Isi Waktu Luang, Ketahui Disini Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis Lewat Baca Novel
BACA JUGA:Ada Kesempatan Bagus Ni! Ayo Klaim Link DANA Kaget Edisi Akhir Pekan, Cek Linknya Disini!
5. Pola Pikir Negatif
Pola pikir negatif dan cara berpikir yang tidak sehat juga dapat memperburuk kecemasan sehingga dapat menjadi penyebab seseorang mengalami anxiety disorder.
Cara seseorang memandang situasi dan berfikir negatif tentang hasil yang mungkin terjadi dapat memperkuat perasaan cemas. Pola pikir ini sering kali membentuk siklus yang sulit untuk diputus dan dapat memperburuk gejala anxiety disorder.