Mazda menegaskan bahwa ISPA bisa menjadi penyakit yang berbahaya jika berkembang menjadi pneumonia.
BACA JUGA:Jangkau 67 Ribu Desa, AgenBRILink Terus Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia
BACA JUGA:Lewat Dukungan BRI, Casa Grata Buktikan Camilan UMKM Bisa Mendunia
"Penyakit ISPA ini akan berbahaya jika disertai pneumonia sehingga pasien sulit ditolong."
Ia mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala-gejala tersebut.
"Jika mengalami gejala seperti ISPA, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya.
Adapun rincian jumlah kasus ISPA di beberapa wilayah Puskesmas lainnya yakni:
Cahaya Negeri: 984 kasus
Dermayu: 801 kasus
Dusun Tengah: 396 kasus
Penago Dua: 385 kasus
Tumbuan: 316 kasus
Babatan: 261 kasus
BACA JUGA:Cek Aplikasi Penghasil Saldo DANA Sekarang! Klaim Uang Gratis dengan Cara Ini
Rimbo Kedui: 256 kasus
Kembang Mumpo: 242 kasus