BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Imbau Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak di Perkantoran hingga Rumah
Karena mereka yang mengalami kondisi ini justru akan membuat laktosa bergerak menuju usus besar dan bukannya diserap oleh tubuh.
Kondisi ini nantinya menyebabkan laktosa bergabung dengan bakteri di usus dan dapat menyebabkan kembung.
3. Heartburn
Terlalu banyak mengonsumsi keju juga dapat mengakibatkan heartburn, yaitu kondisi saat tubuh mengalami rasa panas di area dada.
Hal ini tidak selalu dialami oleh semua orang, namun merupakan hal yang umum terjadi.
Saat keju dikonsumsi secara berlebiha, kandungannya yang tinggi lemak dapat mengendurkan lower esophageal sphincter (LES) atau otot yang biasanya mencegah asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.
BACA JUGA:BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Bengkulu
BACA JUGA:Buah Mangga Ini Baik untuk Mata Tetap Sehat, Cek Manfaat Lengkapnya di Sini
Oleh sebab itu, hal ini dapat mengakibatkan rasa panas di dada dan tenggorokan.
Jika kondisi ini dibiarkan, heartburn kronis dapat merusak lapisan esofagus dan menyebabkan kondisi yang lebih serius seperti GERD.
4. Meningkatkan risiko kanker
Mengonsumsi keju secara berlebihan juga dapat mengakibatkan berkembangnya resiko kanker tertentu karena kandungan lemaknya yang tinggi.
Lemak jenuh yang ada di dalam keju ini dapat meningkatkan resiko kanker kolorektal termasuk juga resiko kanker payudara dan juga prostat. Meski demikian, hubungan antara konsumsi keju serta kanker ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
BACA JUGA:Puluhan Lahan Pertanian di Seluma Terendam Banjir, DPRD Desak Pemkab Ambil Langkah Cepat
BACA JUGA:Soal Tapal Batas Seluma-BS, Para Kades Akan Datangi Bupati dan DPRD Senin Depan