"Anak-anak sudah berusaha sekuat tenaga, kini tinggal bagaimana pemerintah hadir memperbaiki infrastruktur dasar ini," ujar Sudar.
BACA JUGA:Upaya Selundupkan Sabu ke Lapas Bengkulu Senilai Rp50 Juta Digagalkan, 3 Napi Diamankan
BACA JUGA:Miris, Murid SDN 98 Seluma Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Menuju Sekolah
Ia menilai aksi gotong royong sekitar 40 murid bersama guru dan warga merupakan simbol kepedulian bersama terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
"Sebenarnya miris sih bang. Seharusnya mereka hanya fokus belajar, bukan memperbaiki jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah," sesalnya.
Sudar berharap momentum kemerdekaan ini bisa menjadi pengingat bagi pemerintah pusat maupun Pemkab Seluma, bahwa pembangunan akses jalan menuju sekolah merupakan bagian penting dari perjuangan mencerdaskan anak bangsa.
"Semoga pemerintah bisa melihat dan segera hadir untuk memperbaiki akses jalan tersebut," pungkasnya.
BACA JUGA:Belanja Pintar Hanya di ShopeeVIP! Nikmati Bonus hingga Peket Komplete Hemat
BACA JUGA:Sianok Travel Berangkatkan 156 Jemaah Umroh Perdana dari Bengkulu ke Jeddah
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Seluma, M. Syaifullah, belum dapat dimintai tanggapan.
Upaya konfirmasi langsung ke kantor PUPR maupun melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan jawaban.