Sementara itu, Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, turut menanggapi insiden ini. Ia mengaku menyesalkan kejadian tersebut dan menyebut hal itu kemungkinan terjadi akibat kelalaian di tengah kesibukan pelaksanaan kegiatan.
“Mungkin karena kesibukan, bendera tersebut lupa dipasang. Hal ini tentu kita sayangkan karena dapat mencoreng citra Kabupaten Kepahiang,” ujar Bupati.
BACA JUGA:Geger! Seseorang Diduga Melompat dari Jembatan di Kepahiang, Polisi Lakukan Penelusuran
BACA JUGA:Ditinggal Makan, Dua Motor Warga Tanjung Agung Raib dalam 20 Menit
Bupati Zurdi Nata menegaskan akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama pada momen-momen penting dan kegiatan resmi pemerintahan.