BENGKULU, BETVNEWS - Sebagai tindak lanjut atas kondisi Tika, anak yang terpaksa putus sekolah setelah menjadi korban bullying, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, telah menurunkan psikolog untuk mendampingi yang bersangkutan.
DP3AP2KB Kota Bengkulu mengaku telah mendatangi rumah Tika, yang merupakan anak berusia 14 tahun, untuk memberikan dukungan dan motivasi. “Pada hari pertama, kunjungan Walikota ke rumah Pandi kami dari tim DP3AP2KB ikut serta mengunjungi kerumahnya. Dan pada hari itu, memang Tika kelihatan ketakutan untuk bertemu dengan orang,” ujar Rosminiarty. BACA JUGA:Mendes Yandri Gandeng Asbanda Dorong Pemberdayaan Desa di Indonesia BACA JUGA:126 Kasus HIV Ditemukan di Kota Bengkulu, Bepotensi Meningkat di Tahun 2026 Pihak DP3AP2KB terus memberikan motivasi agar ketakutan dan trauma yang dialami Tika perlahan hilang. Cara yang dilakukan antara lain dengan mengajak Tika jalan-jalan dan pergi ke salon agar ia merasa senang. “Pada hari kedua, kami kembali mengunjungi rumah Pak Pandi untuk mengajak Tika jalan-jalan dan pergi ke salon untuk menyenangkan hati Tika,” jelas Rosminiarty. Tak hanya itu, DP3AP2KB juga mendatangkan salah satu psikolog yang ada di Bengkulu untuk menemui Tika. Setelah bertatap muka dengan psikolog, Tika sudah memberanikan diri untuk tersenyum dan bercerita. “Dan kami juga mendatangkan salah satu psikolog yang ada di Bengkulu untuk membantu Tika agar tidak merasa ketakutan dan berani berinteraksi sesama orang lain,” jelas Rosminiarty. Sementara itu, terkait keberlanjutan sekolah Tika, DP3AP2KB Kota Bengkulu akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu agar yang bersangkutan dapat diikutsertakan melalui jalur Paket A dan B, mengingat usia Tika sudah beranjak 14 tahun.Tika, Anak Korban Bullying, Dapat Pendampingan Psikolog dari DP3AP2KB
Selasa 13-01-2026,17:56 WIB
Reporter : CW
Editor : Ria Sofyan
Tags : #tika
#putus se
#psikolog
#korban bullying
#dp3ap2kb
#dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak keluarga berencana
#bengkulu
Kategori :
Terkait
Sabtu 14-02-2026,11:11 WIB
Seleksi Kepala Biro Hukum Bengkulu Tertunda, Masih Menunggu Pertek BKN
Jumat 13-02-2026,13:14 WIB
Puji Dedi Wahyudi, Anies Baswedan: Jarang Ada Wali Kota yang Hadir di Pernikahan Warganya
Kamis 12-02-2026,17:36 WIB
55 Guru di Bengkulu Diminta kembalikan Gaji ke-13 dan THR, Disdikbud Sebut Data Belum Valid
Senin 09-02-2026,18:34 WIB
Psikolog Sebut Paparan Media Sosial Jadi Pemicu Meningkatnya Kasus Bullying di Kalangan Remaja
Senin 09-02-2026,15:17 WIB
Tambang Emas Tradisional Lebong Hasilkan 25 Kg Per Bulan, Warga Desak Legalitas ke Gubernur
Terpopuler
Senin 16-02-2026,16:25 WIB
Diduga Depresi Akibat Sakit Kronis, Personel Polres Kepahiang Meninggal Dunia Usai Tenggak Racun
Senin 16-02-2026,19:27 WIB
Reses Edi Suranto Sembiring, Warga Kampung Melayu dan Selebar Keluhkan Lampu Jalan Hingga Izin Pabrik
Senin 16-02-2026,12:35 WIB
Resep Sup Pangsit Ayam Rebus: Kuah Beningnya Segar, Isian Ayamnya Juicy!
Senin 16-02-2026,12:38 WIB
Resep Ayam Rica-rica Pedas Nampol: Perpaduan Cabai Merah dan Hijau yang Bikin Nagih!
Senin 16-02-2026,08:35 WIB
Resep Sayur Labu Siam Santan yang Gurih dan Praktis, Menu Rumahan Favorit Keluarga
Terkini
Senin 16-02-2026,19:34 WIB
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Bengkulu Gelar Panen Raya Jagung 5 Hektar di Kepahiang
Senin 16-02-2026,19:27 WIB
Reses Edi Suranto Sembiring, Warga Kampung Melayu dan Selebar Keluhkan Lampu Jalan Hingga Izin Pabrik
Senin 16-02-2026,19:24 WIB
Inspektorat Bengkulu Minta Dikbud Bentuk Tim Khusus Soal Pengembalian Gaji ke-13 dan THR Guru
Senin 16-02-2026,16:29 WIB
Akses Telekomunikasi Belum Merata, 41 Desa di Bengkulu Masuk Zona Blankspot dan Low Signal
Senin 16-02-2026,16:25 WIB