Selain Fekri, kantor berita IRNA melaporkan bahwa Babak Shahbazi, sementara Mehr News menyebut Majid Mosayyebi, juga dieksekusi atas dakwaan menjual informasi strategis kepada intelijen Israel.
BACA JUGA:Proyek TPA Regional Tiga Wilayah di Bengkulu Masih Terhambat Masalah Lahan
BACA JUGA:Bukan dari Spons, Ternyata Ini Loh Bahan Baku Es Gabus Viral, Cek Cara Membuatnya di Sini
Pada 13 Juni lalu, Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran yang menewaskan sejumlah ilmuwan nuklir dan perwira tinggi militer. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang di Iran dan 29 orang di Israel.
Setelah tercapainya gencatan senjata, pemerintah Iran meningkatkan operasi penindakan terhadap individu yang dicurigai terlibat jaringan Mossad di dalam negeri.