BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan: Galian C Ilegal di Seluma Harus Segera Ditutup!
Menurut Sehmi, kebijakan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam mendukung program Bengkulu Religius sekaligus mencegah pelajar terlibat dalam aktivitas negatif selama Ramadhan.
“Dengan kegiatan yang positif, kita ingin menghindarkan pelajar SD dan SMP dari aktivitas yang tidak diinginkan selama Ramadhan, seperti balap liar maupun fenomena asmara subuh,” pungkasnya.