BENGKULU, BETVNEWS - Nama Muhammad Fikri Thobari kini tengah menjadi sorotan nasional setelah Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Senin malam (9/3/2026).
Ia ditangkap bersama 7 orang lainnya yang kini telah di bawa ke Jakarta, Selasa (10/3/2026) pagi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penangkapan orang nomor 1 di Rejang Lebong ini diduga berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintahan Kabupaten.
Tentu kasus ini menyita perhatian publik, sebab Fikri merupakan kepala daerah yang baru memimpin sekitar satu tahun.
BACA JUGA:Ramai Isu Pemeriksaan Pejabat Rejang Lebong, PAN Bengkulu Angkat Bicara
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Sesosok Mayat Wanita Berbaju Pink Ditemukan di Tumpukan Sampah Liku 9
Profile Muhammad Fikri Thobari
Muhammad Fikri Thobari, pria kelahiran Baturaja, 4 Februari 1981.
Ia diketahui menempuh pendidikan menengah di Curup, Bengkulu. Setelah lulus dari MAN 2 Curup pada 1998, Fikri melanjutkan studi dan meraih gelar sarjana di STIM AMKOP Palembang pada 2006 kemudian lanjut Pendidikan magister yang diselesaikan di Universitas Prof. Dr. Hazairin pada 2023.
BACA JUGA:Lelang Dini Kedua Penataan Danau Dendam Dimulai, Ditargetkan Pengerjaan Fisik Tahun Ini
BACA JUGA:Tepis Isu Diamankan KPK, Sekda Pastikan Pelayanan Publik di Rejang Lebong Normal
Sebelum Terjun ke Politik
Sebelum terjun ke politik sebagai Ketua DPD PAN Rejang Lebong, Fikri memiliki latar belakang pengusaha dan organisasi pengembangan rumah.
Adapun beberapa posisi yang pernah diembanya, yakni:
- Sekretaris Real Estate Indonesia Komisariat Curup
- Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Provinsi Bengkulu
- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kabupaten Rejang Lebong periode 2021–sekarang
- Ketua Bidang Pengembangan Kawasan dan Permukiman DPP Himperra periode 2024–2028
BACA JUGA:Daftar 7 Orang yang Diboyong KPK ke Jakarta: Ada Bupati, Wabup hingga Sekda Rejang Lebong