BENGKULU, BETVNEWS - Kenaikan harga ayam potong pasca Hari Raya Idulfitri mendorong Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Seluma mengambil langkah cepat. Pemerintah daerah berencana menggelar pasar murah khusus komoditas ayam potong guna membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
Diketahui, harga ayam potong di Kabupaten Seluma saat ini telah menembus kisaran Rp42 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Kondisi ini dinilai cukup memberatkan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
BACA JUGA:Bagikan 12 Kursi Roda, Bantuan Sosial Polresta Bengkulu Jangkau Warga Kampung Melayu
BACA JUGA:Tekan Angka Kematian Ikan, Pemkab Bengkulu Selatan Perluas Bantuan Ikan Ember ke 3 Kecamatan
Foto: Pedagang Ayam di Seluma--(Sumber Foto: Doc/BETV)
Sebagai bentuk intervensi, DKP Seluma tengah menyiapkan skema pelaksanaan pasar murah yang akan difokuskan pada penjualan ayam potong dengan harga subsidi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Seluma, Amri, mengungkapkan bahwa lonjakan harga pasca Lebaran merupakan fenomena yang kerap terjadi, sehingga diperlukan langkah stabilisasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Pasca Lebaran ini memang terjadi kenaikan harga ayam potong. Untuk itu, kami berencana menggelar pasar murah agar masyarakat bisa mendapatkan ayam dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
BACA JUGA:Sukses Kelola 10 Hektare Lahan, Polres Bengkulu Selatan Panen Raya 25 Ton Jagung
BACA JUGA:Ongkos Manna-Bengkulu Cuma Rp30 Ribu, Warga Bengkulu Selatan Serbu Bus DAMRI Subsidi
Dalam pelaksanaannya nanti, DKP Seluma tidak bekerja sendiri. Pihaknya akan menggandeng DPRD Kabupaten Seluma guna mendukung program tersebut, termasuk melalui pemanfaatan dana pokok pikiran (pokir).
“Kami juga akan berkolaborasi dengan DPRD Seluma. Harapannya, melalui dukungan dana pokir, harga ayam potong yang dijual di pasar murah bisa disubsidi sehingga lebih ringan bagi masyarakat,” jelas Amri.
Ia menambahkan, pasar murah ini tidak hanya bertujuan menekan harga di pasaran, tetapi juga memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi, khususnya protein hewani, di tengah kenaikan harga bahan pangan.
BACA JUGA:Dongkrak Ekonomi Lokal, Bencoolen Mall Serap 2.000 Tenaga Kerja Asal Bengkulu
BACA JUGA:Kucurkan Rp1,5 Miliar, Pemkab Seluma dan Kodim 0425 Matangkan TMMD di Desa Air Melancar