Istirahat yang cukup dan menjaga asupan cairan dapat membantu proses pemulihan.
BACA JUGA:Ini Manfaat Konsumsi Kimpul untuk Kesehatan, Umbi Lokal Kaya Serat dan Nutrisi
3. Paparan Asap dan Polusi
Asap rokok, asap kendaraan, maupun polusi udara dapat mengiritasi saluran pernapasan.
Ketika hidung terpapar partikel tersebut, tubuh akan berusaha membersihkannya melalui refleks bersin.
Paparan yang terjadi terus-menerus dapat membuat bersin lebih sering kambuh. Gunakan masker saat berada di lingkungan dengan kualitas udara yang kurang baik.
4. Perubahan Suhu Udara
Sebagian orang lebih sensitif terhadap perubahan suhu yang mendadak.
BACA JUGA:Cara Mudah Mengatasi Mata Panda, Bikin Area Bawah Mata Tampak Lebih Segar
Berpindah dari ruangan ber-AC ke tempat yang panas, atau sebaliknya, dapat memicu iritasi pada hidung sehingga menyebabkan bersin.
Udara yang terlalu dingin atau terlalu kering juga dapat membuat saluran hidung menjadi lebih sensitif. Menjaga kelembapan ruangan dapat membantu mengurangi keluhan.
5. Bau Menyengat
Parfum yang terlalu kuat, cairan pembersih, cat, hingga bahan kimia tertentu dapat merangsang saraf di hidung.
Akibatnya, tubuh memberikan respons berupa bersin berulang sebagai mekanisme perlindungan.
BACA JUGA:Efektif, Cara Menghilangkan Kutu Rambut yang Jarang Diketahui, Membantu Mencegah Datang Kembali
Orang dengan hidung sensitif biasanya lebih mudah mengalami kondisi ini. Jika memungkinkan, hindari paparan bau yang terlalu menyengat.