Akibatnya, perut terasa kembung atau begah setelah makan duku dalam jumlah banyak. Jika sering mengalami kembung, coba kurangi porsinya dan perhatikan respons tubuh.
3. Kandungan Gula Perlu Diperhatikan
Duku memiliki rasa manis karena mengandung gula alami. Meskipun gula alami dari buah berbeda dengan gula tambahan, jumlah konsumsinya tetap perlu diperhatikan.
BACA JUGA:Cek Manfaat Ampas Teh bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui, Dapat Menjaga Kulit
Mengonsumsi duku dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan asupan karbohidrat dan gula secara keseluruhan. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi orang yang sedang mengatur kadar gula darah.
Bagi penderita diabetes, duku tetap dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang terkontrol, tetapi porsinya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
4. Bisa Memicu Diare pada Sebagian Orang
Perubahan pola buang air besar dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi buah dalam jumlah terlalu banyak.
Kandungan serat dan karbohidrat tertentu pada duku dapat memengaruhi saluran pencernaan, terutama pada orang yang sensitif. Akibatnya, feses dapat menjadi lebih lunak atau bahkan muncul diare.
BACA JUGA:Ini 7 Destinasi Wisata Menarik di Indonesia, Perlu Masuk Daftar Liburan
Jika diare berlangsung lama, disertai lemas, atau muncul tanda dehidrasi, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis.
5. Biji Duku Tidak Sebaiknya Dikonsumsi
Saat menikmati duku, bagian yang dimakan adalah daging buahnya. Biji duku memiliki rasa pahit dan keras sehingga sebaiknya tidak sengaja dikonsumsi.
Jika tidak sengaja menelan satu biji secara utuh, biasanya tidak langsung menimbulkan masalah serius.
Namun, sebaiknya jangan mengunyah atau mengonsumsi biji duku dalam jumlah banyak.
BACA JUGA:Menu Sehari-hari, Ini 7 Makanan dari Olahan Labu Kuning Enak dan Nikmat