3. Gangguan Asam Lambung
Stres tidak selalu menjadi penyebab langsung naiknya asam lambung, tetapi dapat memperburuk gejala pada orang yang memiliki GERD atau gangguan pencernaan.
Saat tertekan, seseorang juga mungkin mengalami perubahan pola makan atau makan terlalu cepat.
BACA JUGA:Ini Efek Samping Seledri bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Menimbulkan Reaksi Alergi
Selain itu juga tidur setelah makan bisa memunculkan keluhan seperti dada terasa panas, mual, dan rasa asam di mulut semakin sering muncul.
4. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)
Usus dan otak memiliki hubungan yang erat melalui sistem komunikasi yang dikenal sebagai gut-brain axis.
Ketika seseorang mengalami stres, komunikasi tersebut dapat terganggu dan memengaruhi gerakan serta sensitivitas usus.
Akibatnya, penderita IBS bisa mengalami sakit perut, kembung, diare, atau sembelit.
5. Gangguan Kecemasan
Stres yang terus berlangsung dapat membuat seseorang lebih mudah merasa khawatir, gelisah, dan takut terhadap berbagai kemungkinan buruk.
BACA JUGA:Cek Sekarang! Cara Mudah Mengatasi Darah Rendah, Hal Ini Bisa Mencegah Gejalanya Kambuh
Jika perasaan tersebut sulit dikendalikan dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini dapat berkaitan dengan gangguan kecemasan.
6. Depresi
Tekanan emosional yang berkepanjangan dapat menjadi salah satu faktor risiko depresi.
Terutama ketika seseorang menghadapi masalah berat tanpa dukungan yang memadai.