Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Tuntut Siltap Belum Dibayar, Kades Kepahiang Datangi Kantor DPRD

Tuntut Siltap Belum Dibayar, Kades Kepahiang Datangi Kantor DPRD

Tuntut Siltap Belum Dibayar, Kades Kepahiang Datangi Kantor DPRD--(Sumber Foto: Hendri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Sebanyak 15 orang Kepala Desa (Kades) yang merupakan perwakilan dari 105 desa di Kabupaten Kepahiang mendatangi kantor DPRD Kepahiang, Kamis, 8 Januari 2026 siang.

Kedatangan para Kades tersebut bertujuan untuk mempertanyakan hak-hak perangkat desa yang hingga kini belum dibayarkan oleh pemerintah daerah.

Para Kades mempertanyakan keterlambatan pembayaran penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa untuk bulan November dan Desember tahun anggaran 2025, yang sampai saat ini belum juga direalisasikan.

Keterlambatan pembayaran ini dinilai telah berdampak langsung terhadap kesejahteraan perangkat desa di wilayah tersebut.

BACA JUGA:Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026

BACA JUGA:GM dan Set Manager Mega Mall–PTM Bersaksi di Sidang Tipikor, Akui Tak Tahu Skema Bagi Hasil

Kedatangan rombongan Kades tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Igor Gregory.

Selanjutnya, DPRD langsung menggelar hearing di ruang kerja Ketua DPRD secara tertutup, di mana awak media tidak diperkenankan untuk melakukan peliputan selama jalannya pertemuan.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua APDESI Kabupaten Kepahiang, Diarce, usai pertemuan dengan Ketua DPRD Kepahiang mengatakan bahwa kedatangan pihaknya ke DPRD bertujuan untuk membahas sekaligus mempertanyakan hak-hak perangkat desa selama dua bulan terakhir yang belum terpenuhi.

"Kami menerima penjelasan terkait belum dibayarnya gaji atau Siltap perangkat desa karena kekosongan kas daerah dan belum cairnya DBH Provinsi Bengkulu," kata Diarce.

Namun demikian, saat ditanya terkait hasil hearing dan kepastian waktu pembayaran Siltap perangkat desa tersebut, Diarce menegaskan bahwa pihaknya masih akan menunggu realisasi pembayaran dari pemerintah daerah. Ia berharap pembayaran dapat dilakukan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Perkuat Konektivitas Wilayah, Pemprov Bengkulu Bangun 5 Jembatan Tahun Ini

BACA JUGA:Tawaran Harga Relatif Terjangkau, Berikut Deretan Mobil yang Cocok untuk Anak Muda

"Sementara kita akan menunggu, namun jika dalam beberapa waktu kedepan belum juga dicairkan. Kemungkinannya perangkat desa dari 105 desa akan kembali datang dan akan menggelar aksi damai," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: