Gandeng Google Indonesia, Pemkab Seluma Percepat Transformasi Digital di Sekolah
Gandeng Google Indonesia, Pemkab Seluma Percepat Transformasi Digital di Sekolah--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, membuka secara resmi kegiatan Akselerasi Transformasi Digital Sekolah Menuju Kandidat Sekolah Rujukan Google. Acara tersebut berlangsung khidmat di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Seluma pada Rabu siang, 20 Mei 2026.
Agenda ini dirancang khusus untuk mendongkrak mutu pendidikan di Kabupaten Seluma melalui pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar. Langkah strategis ini sekaligus menjadi motor penggerak bagi Sekolah-Sekolah lokal agar mampu menembus kualifikasi sebagai kandidat Sekolah rujukan Google.
Istimewanya, kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh perwakilan Google Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan riil dalam mempercepat ekosistem digital Sekolah melalui rangkaian pelatihan khusus serta pendampingan intensif bagi para tenaga pendidik.
Dalam arahannya, Wabup Gustianto menegaskan bahwa migrasi ke sistem digital di dunia pendidikan merupakan keniscayaan demi meningkatkan kualitas dan efisiensi pembelajaran.
"Melalui akselerasi ini, kita berharap Sekolah-Sekolah di Kabupaten Seluma mampu beradaptasi cepat dengan perkembangan teknologi. Kita ingin mencetak Sekolah yang inovatif dan siap menghadapi tantangan global di era digital," ujar Gustianto.
BACA JUGA:Bawa Nama Daerah, 6 Putra-Putri Terbaik Bengkulu Selatan Berjuang di Seleksi Paskibraka Provinsi
BACA JUGA:Buru Orang Tua Pembuang Bayi di Pantai Pasar Bawah, Polisi Minta Warga Lapor Jika Ada Petunjuk
Wabup menambahkan, intervensi teknologi dari platform berskala global seperti Google diyakini bakal sangat membantu meningkatkan kompetensi, baik dari sisi guru sebagai pengajar maupun siswa sebagai pembelajar.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Seluma, Fariswan, S.H., M.Pd., (melalui jajaran terkait) menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar metode pembelajaran di kelas, melainkan juga modernisasi administrasi sekolah.
“Target utama kami adalah para kepala sekolah dan guru. Kami ingin mereka dapat memahami secara mendalam, lalu menerapkan sistem pembelajaran berbasis digital ini secara optimal dan konsisten di lingkungan sekolah masing-masing,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: