Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

6 Pria yang Sempat Diamankan Polda Bengkulu Bantah Disebut Debt Collector Bodong: Kami Punya Surat Tugas Resmi

6 Pria yang Sempat Diamankan Polda Bengkulu Bantah Disebut Debt Collector Bodong: Kami Punya Surat Tugas Resmi

6 Pria yang Sempat Diamankan Polda Bengkulu Bantah Disebut Debt Collector Bodong: Kami Punya Surat Tugas Resmi--(Sumber Foto: Imron/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Enam pria yang sempat diamankan oleh Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) melalui Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu dalam operasi penindakan terhadap aksi premanisme yang berkedok debt collector, akhirnya angkat bicara.

Mereka membantah keras tudingan sebagai debt collector bodong seperti yang ramai diberitakan di media sosial dan sejumlah pemberitaan online.

Keenam orang tersebut adalah Hermanto Alan Sukma, Erwan Heriyadi, Doni Aprianto, Yandi Saputra, Nanang Afrianda, dan Indra Afrian Saputra.

Dalam pernyataan terbuka pada Sabtu, 14 Juni 2025, mereka menegaskan bahwa status mereka sebagai debt collector resmi di Bengkulu dan tidak pernah melakukan tindakan melawan hukum.

BACA JUGA:Cek di Sini, Bisa Terhindar dari Radikal Bebas, Ini Manfaat Buah Delima yang Perlu Diketahui

BACA JUGA:Usai Digantikan, Parial Ucapkan Selamat dan Dukung Rifai Tajudin Pimpin PAN Bengkulu Selatan

“Pemberitaan di media dan di medsos mengenai enam orang debt collector ditahan di Polda Bengkulu itu tidak benar. Kami hanya diminta keterangan. Bukan ditahan. Jadi kami minta agar berita itu diluruskan. Itu semua hoax,” tegas mereka bersama-sama.

Menurut penjelasan Erwan Heriyadi, mereka bekerja secara profesional di bawah naungan PT Putra Selayang Pandang yang mendapatkan kuasa dari PT Adira Finance.

Mereka dibekali dokumen resmi, termasuk surat tugas, surat kuasa, SK, hingga akta fidusia saat menjalankan tugas.

“Jadi kami minta pemberitaan itu diluruskan supaya tidak ada kesimpangsiuran dan ketersinggungan. Kami ini resmi. Sebelum ada surat tugas, kami tidak pernah ada kegiatan,” jelasnya.

BACA JUGA:PMI Kota Bengkulu Gelar Donor Darah Massal, Fokus Bantu Pasien Thalasemia dan Kebutuhan Medis

BACA JUGA: Pantai Panjang Bengkulu Masuki Penataan Tahap Dua, Dari Jembatan Merah Putih-Pantai Berkas

Erwan juga mengungkap bahwa mereka merasa sangat dirugikan dengan pemberitaan tersebut, terutama karena media sosial turut menyeret urusan pribadi mereka.

Mereka pun menjelaskan kronologi lengkap saat peristiwa terjadi di area parkir Hotel Mercure Bengkulu pada Senin, 9 Juni 2025.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait