Hati-hati! Intip 10 Penyakit Musim Hujan yang Perlu Diketahui

Foto merupakan ilustrasi.--(Sumber Foto: Pixabay/Victoria_watercolor)
Penyakit legionnaire merupakan infeksi pada saluran pernapasan dan bisa menyebabkan batuk, sesak napas, demam, kehilangan nafsu makan, hingga meriang.
6. Infeksi kulit
Tidak hanya di dalam tubuh, bakteri datang dari banjir juga dapat berbahaya, bahkan jika mengenai kulit.
BACA JUGA:Inspektorat Audit Kerugian Negara, Dugaan Korupsi Mantan Kades
Khususnya bila ada goresan maupun luka lain pada permukaannya. Kondisi itu berbahaya bagi tubuh, sebab dapat menimbulkan infeksi sekunder.
Saat banjir, penularan infeksi penyakit kulit ini penyebaran dapat lebih cepat dari satu orang ke orang lain.
Sebab ketika banjir terjadi, interaksi yang terjadi antar sesama lebih tinggi, sehingga penularan penyakit juga lewat kontak fisik rentan terjadi.
BACA JUGA:Jaga Imunitas Tubuh, 4 Minuman Herbal Ini Cocok Diminum Ketika Kehujanan
7. Hepatitis
Hepatitis selama ini identik terhadap penyakit menular lewat pemakaian obat-obatan terlarang, menggunakan jarum suntik serta perilaku seks bebas.
Hanya saja, penyakit dari virus ini juga bisa ditularkan lewat makanan maupun air yang sudah terkontaminasi. Hepatitis A dan hepatitis E adalah jenis hepatitis yang identik dalam penyakit bawaan akibat banjir.
BACA JUGA:Hati-hati! 5 Kebiasaan Buruk Orang Tua yang Jarang Disadari, Bisa Saja Ditiru Anak
Bila seseorang mengonsumsi makanan sudah terkontaminasi atau tidak mencuci tangan secara bersih saat sebelum makan, akan berisiko lebih tinggi mengalami hepatitis.
8. Tipes
Tipes atau disebut deman tifoid, menjadi salah satu penyakit yang sering muncul saat musim hujan. Penyakit tersebut disebabkan karena infeksi bakteri dari Salmonella typhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: