Pengendara Keluhkan Aktivitas Jogging di Jalan Pariwisata Pantai Panjang

Sejumlah pengendara kendaraan bermotor di kawasan Jalan Pariwisata Pantai Panjang mengeluhkan keberadaan warga yang berolahraga lari atau jogging di sepanjang jalan tersebut.--(Sumber Foto: Jalu/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Sejumlah pengendara kendaraan bermotor di kawasan Jalan Pariwisata Pantai Panjang mengeluhkan keberadaan warga yang berolahraga lari atau jogging di sepanjang jalan tersebut.
Salah satu pengendara, Catleya, mengungkapkan kekhawatirannya setelah hampir mengalami kecelakaan akibat seorang pelari yang menyeberang secara tiba-tiba tanpa memperhatikan lalu lintas.
BACA JUGA:Tambang Emas di Seluma Segera Beroperasi, Donni Swabuana: Tidak Ada yang Perlu Dikhawatirkan
"Saat saya berkendara, tiba-tiba ada pelari yang melintas tanpa melihat kondisi jalan. Saya hampir celaka," ujar Catleya.
Ia menambahkan bahwa aktivitas lari di jalan raya juga menyebabkan kemacetan, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.
BACA JUGA:Bentuk Dominus Litis Kejaksaan di Arab Saudi
Catleya berharap Pemerintah Kota Bengkulu dapat memberikan solusi terhadap permasalahan ini, agar pengendara dan pejalan kaki dapat beraktivitas dengan lebih aman.
"Kami ingin ada perhatian dari pemerintah, seperti penyediaan jalur khusus bagi pelari, sebagaimana yang diterapkan di kota-kota besar," imbuhnya.
BACA JUGA:Inspektorat Seluma Segera Koordinasi ke Kecamatan dan DPMD Terkait DD Dusun Tengah
Menanggapi keluhan tersebut, sejumlah warga yang rutin berolahraga di kawasan Pantai Panjang mengungkapkan bahwa mereka memilih jogging di jalan raya karena buruknyafasilitas jogging track atau jalur khusus bagi pelari.
Salah seorang pelari, Damar, mengatakan bahwa jogging track yang ada sering kali digunakan sebagai tempat parkir atau dalam kondisi rusak, sehingga mereka terpaksa berlari di jalan raya.
BACA JUGA:1.785 Tenaga Honorer Pemkab Seluma Lulus Administrasi PPPK Tahap II
"Kami tidak punya banyak pilihan. Jalur khusus bagi pelari tidak bisa digunakan dengan nyaman, sehingga kami harus berbagi jalan dengan kendaraan," ungkap Damar.
Ia juga berharap adanya solusi dari pemerintah agar masyarakat tetap dapat berolahraga dengan aman tanpa mengganggu lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: