Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Nama Kasi Pidsus Dicatut untuk Minta Uang ke Kepala Desa, Kejari Seluma Tegaskan Itu Penipuan

Nama Kasi Pidsus Dicatut untuk Minta Uang ke Kepala Desa, Kejari Seluma Tegaskan Itu Penipuan

Nama Kasi Pidsus Dicatut untuk Minta Uang ke Kepala Desa, Kejari Seluma Tegaskan Itu Penipuan--(Sumber Foto: Jul/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Nama Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma, Ekke Widoto Khahar, dicatut oleh orang tak bertanggung jawab dalam modus penipuan yang menyasar sejumlah kepala desa di Kabupaten Seluma.

Kasi Pidsus yang baru menjabat kurang dari dua bulan ini, menjadi korban pencatutan nama oleh pelaku yang menyamar melalui pesan WhatsApp.

Modusnya, meminta uang kepada para kepala desa dengan dalih akan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan desa ke depannya.

Salah satu kepala desa yang dihubungi adalah Riswan Effendi, Kepala Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat.

BACA JUGA:Silpa Rp120 Miliar APBD 2024, Gubernur: Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

BACA JUGA:Cek Efek Samping dari Konsumsi Kopi Berlebihan Ini, Hati-hati Karena Bisa Sebabkan Masalah Pencernaan

"Saya dihubungi langsung oleh oknum tersebut melalui chat WA. Awalnya dia memperkenalkan diri bahwa dia Kasi Pidsus Seluma, lalu meminta uang sebesar Rp. 3 juta rupiah dengan modus akan membantu desa kedepannya," ungkap Riswan Effendi.

Lebih lanjut, Riswan mengungkapkan bahwa bukan hanya dirinya yang dihubungi, melainkan hampir semua desa di Kecamatan Seluma Barat menerima pesan serupa dari nomor tak dikenal tersebut.

"Mayoritas tiap desa di Seluma Barat dihubunginya, melalui pesan suara dia memaksa untuk mentransfer uang tersebut ke bendahara," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidsus Kejari Seluma, Ekke Widoto Khahar, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan murni penipuan.

BACA JUGA:Kejati Periksa Eks Kepala BPN Kota Bengkulu di Bandung, Terkait Kasus Mega Mall-PTM

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Undang Pejabat Pusat dan Gubernur se-Indonesia Hadiri Festival Tabut 2025

Ia menyatakan tidak pernah dan tidak akan pernah meminta uang kepada siapapun, apalagi dengan cara seperti itu.

"Jadi khususnya kepala desa, camat, OPD atau siapapun masyarakat Kabupaten Seluma yang merasa dimintai sejumlah uang, maka itu bukan kami. Kami tidak akan pernah meminta-minta sejumlah uang kepada siapapun dengan modus seperti itu," tegas Ekke Widoto Khahar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait