Kasus Dugaan Korupsi Rp7,1 Miliar Dinas Pertanian Kaur, Penetapan Tersangka Tunggu Audit BPKP
Kasus Dugaan Korupsi Rp7,1 Miliar Dinas Pertanian Kaur, Penetapan Tersangka Tunggu Audit BPKP--(Sumber Foto: Imron/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Dugaan korupsi yang menyeret Dinas Pertanian Kabupaten Kaur tahun anggaran 2023 terus bergulir.
Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu memastikan saat ini pihaknya tengah menunggu hasil audit kerugian negara untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Sebelumnya, penyidik telah memeriksa puluhan saksi dan melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kaur.
Dalam proses tersebut, sejumlah dokumen penting diamankan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan anggaran.
BACA JUGA:Pertamina Salurkan 80 KL BBM ke Pulau Enggano, Penuhi Kebutuhan Listrik
BACA JUGA:567 Tenaga PPPK Seluma Siap Terima SK, 14 Peserta Dibatalkan karena Bermasalah
Dirreskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Aris Tri Yunarko melalui Kasubdit Tipidkor Kompol Muhammad Syahir Fuad Rangkuti, didampingi Kanit 1 AKP Dani Pamungkas Setiawan, mengungkapkan bahwa total saksi yang telah diperiksa mencapai 45 orang.
Mereka berasal dari unsur penyedia, ahli, hingga pengelola kegiatan dan anggaran.
“Tersangka sabar ya, masih proses perhitungan kerugian negara. Segera kita tetapkan,” ujar AKP Dani Pamungkas, Kamis (11/7/2025).
Kasus ini bermula dari dugaan pengkondisian pemenang lelang yang melibatkan oknum kepala dinas untuk mendapatkan fee proyek. Hal ini berujung pada pekerjaan yang dinilai tidak sesuai standar dan spesifikasi teknis.
BACA JUGA:Mengandung Asam Azelaic, Ini Manfaat Kentang untuk Kecantikan, Bisa Dibuat Masker Wajah
BACA JUGA:Penyidikan Pungli PPG Kemenag Seluma Mengerucut, Satu Nama Jadi Calon Tersangka
Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Tahun 2023, total anggaran yang dikelola dalam proyek tersebut mencapai Rp7,1 miliar. Dana ini terbagi atas dua bidang utama, yaitu:
Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan: Mengelola anggaran sekitar Rp5,1 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

