Bank Indonesia

Dihantam Cemoohan hingga Ancaman, Wali Kota Dedy Puji Keberanian Satpol PP Sapu Bersih Maksiat

Dihantam Cemoohan hingga Ancaman, Wali Kota Dedy Puji Keberanian Satpol PP Sapu Bersih Maksiat

Dihantam Cemoohan hingga Ancaman, Wali Kota Dedy Puji Keberanian Satpol PP Sapu Bersih Maksiat--(Sumber Foto: Tiyo/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Ketegasan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu dalam membersihkan wilayah dari praktik maksiat mendapat sorotan khusus pada perayaan HUT ke-76 dan Satlinmas ke-64. Bertempat di Aula Hotel Adeva, Minggu (15/3), momen peringatan ini menjadi panggung pengakuan atas nyali besar para "Penjaga Ketertiban" di lapangan.

Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, menyebut jajaran Satpol PP sebagai benteng moral daerah. Ia mengakui bahwa tugas memberantas asusila di hotel hingga kos-kosan bukanlah perkara mudah, mengingat besarnya risiko intimidasi yang kerap diterima personel.

“Tegakkan kepala kalian. Saya sangat mengapresiasi keberanian jajaran yang tidak mundur sejengkal pun meski dihantam cemoohan hingga ancaman nyawa saat razia di lapangan. Menjaga marwah kota ini dari kemaksiatan adalah tugas mulia,” tegas Dedy Wahyudi.

BACA JUGA:Kasus ART Refpin, Potret Telanjang Orang Miskin Memelas Keadilan

BACA JUGA:Tak Sekadar Formalitas, Buka Puasa Bersama Wali Kota dan Wartawan Terasa Seperti Reuni Keluarga

Menurut Dedy, razia rutin bukan sekadar penegakan aturan, melainkan langkah preventif menyelamatkan generasi muda dari dampak buruk pergaulan bebas. Ia memastikan pemerintah selalu berdiri di belakang Satpol PP selama tindakan yang diambil bertujuan menjaga kondusivitas warga.

Kasat Pol PP Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, menambahkan bahwa kekuatan instansinya terletak pada dukungan kolektif. Ia memuji sinergi antara petugas, masyarakat, dan media yang berperan sebagai mata dan telinga dalam mengawasi pelanggaran Perda di Kota Bengkulu.

“Kami hanyalah eksekutor, namun doa masyarakat dan pengawalan dari rekan-rekan pers yang membuat nyali personel tetap kuat dalam menjaga ketenteraman kota,” ungkap Sahat.

Suasana semakin berbobot dengan pesan religius dari Ustadz Junaidi Hamsyah. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa membiarkan perzinaan merajalela adalah undangan bagi datangnya bencana sosial, sehingga peran Satpol PP dipandang memiliki dimensi ibadah yang besar.

BACA JUGA:Bupati Rifai Instruksikan Seluruh Camat Siapkan Lanjaran, Tradisi Nuju Likur Jadi Agenda Wajib Ramadan

BACA JUGA:Dipicu Dendam dan Pengaruh Miras, Remaja di Seluma Tewas Ditikam di Depan Toilet Warem

Agenda yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan Pj Sekda ini ditutup dengan prosesi berbuka puasa bersama.

Pertemuan ini sekaligus menyuntikkan semangat baru bagi seluruh personel Linmas dan Satpol PP untuk tetap menjadi pelayan masyarakat yang religius namun tetap bertangan besi terhadap kemaksiatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait