Bank Indonesia

Arus Balik di Bandara Fatmawati Bengkulu Mulai Padat, Penumpang Tembus 3.994 Orang

Arus Balik di Bandara Fatmawati Bengkulu Mulai Padat, Penumpang Tembus 3.994 Orang

Arus Balik di Bandara Fatmawati Bengkulu Mulai Padat, Penumpang Tembus 3.994 Orang--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Geliat arus balik Idulfitri 1447 Hijriah di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Sejak gerbang kepulangan dibuka pada 23 Maret 2026, ribuan pemudik tercatat mulai memadati terminal keberangkatan untuk kembali ke perantauan.

Data terbaru mencatat, sepanjang periode 23 hingga 25 Maret 2026, total pergerakan penumpang mencapai angka 3.994 orang. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 9,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu yang hanya menyentuh 3.634 penumpang.

General Manager Bandara Fatmawati Soekarno, Muhammad Haykal, mengonfirmasi bahwa pergerakan massa ini akan terus merangkak naik dalam beberapa hari ke depan.

“Arus balik sudah mulai terlihat sejak 23 Maret, dan kami memperkirakan puncaknya akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026,” ujar Haykal.

BACA JUGA:Dinas Koperasi Klaim Parkir Balai Buntar Tak Cekik Pedagang, Eddyson: Omzet Malah Meningkat

BACA JUGA:BKSDA Sebut Lahan Cemara yang Jadi Sawit di Teluk Sepang Masuk HPL Pelindo

Secara teknis, rute favorit Bengkulu menuju Jakarta (CGK) mendominasi aktivitas penerbangan. Tercatat ada 28 jadwal keberangkatan yang telah beroperasi, naik 12 persen dari tahun sebelumnya. Lonjakan ini juga diikuti oleh arus kedatangan dari Jakarta ke Bumi Raflesia yang mencapai 3.007 penumpang, atau tumbuh sekitar 12,9 persen.

Menghadapi lonjakan tersebut, manajemen bandara telah menyiagakan seluruh instrumen pelayanan guna menjamin kenyamanan para pengguna jasa transportasi udara.

“Sejak awal arus mudik, kami telah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang, termasuk peningkatan pelayanan di area terminal agar penumpang merasa aman dan nyaman,” jelas Haykal.

Guna menjaga kelancaran operasional, pihak bandara memperketat pengawasan melalui penambahan unit CCTV dan dua mesin X-ray baru. Selain mempercepat layanan bagasi, koordinasi intensif dengan aparat kepolisian dan tim medis juga dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan selama masa puncak arus balik berlangsung.

BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Pantau Langsung Situasi di Bencoolen Mall, Pengamanan Tetap Kondusif

BACA JUGA:MCB Meledak, Kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu Nyaris Dilalap Api

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait