Sasar 100 Hunian, Pemkab Bengkulu Selatan Pastikan Program Bedah Rumah 2026 Tepat Sasaran
Kepala Dinas Perkim Bengkulu Selatan, Teddy Setiawan--(Sumber Foto: Ary/BETV)
BENGKULU SELATAN, BETVNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kembali merealisasikan program peningkatan kualitas hunian pada tahun 2026.
Sebanyak 100 unit rumah dipastikan masuk dalam daftar perbaikan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang didanai pemerintah pusat.
Program strategis ini dirancang untuk menekan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah di Bumi Sekundang Setungguan.
Kepala Dinas Perkim Bengkulu Selatan, Teddy Setiawan, menegaskan bahwa penentuan calon penerima telah melewati penyaringan ketat, mulai dari usulan desa hingga verifikasi faktual oleh tim Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.
BACA JUGA:Proyek Jembatan Tanjung Aur Senilai Rp5,6 Miliar Dimulai, Skema Buka-Tutup Diberlakukan
BACA JUGA:Siasati Defisit Anggaran, Bupati Teddy Rahman Perintahkan Bapenda Berburu Objek Pajak Baru
“Seluruh tahapan administratif dan verifikasi lapangan oleh tim kementerian telah tuntas. Hasilnya, 100 unit rumah dinyatakan lolos kualifikasi dan siap menerima bantuan,” ujar Teddy, Senin (20/4).
Untuk tahap awal, pelaksanaan program difokuskan pada tiga wilayah, yakni Kecamatan Manna, Bunga Mas, dan Kedurang Ilir. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingkat urgensi kerusakan bangunan serta kondisi ekonomi riil para pemilik rumah.
Teddy menjelaskan bahwa pendekatan rehabilitasi dilakukan secara spesifik sesuai kondisi bangunan. Mengingat tingkat kerusakan setiap rumah berbeda, tim teknis telah melakukan pemetaan detail agar intervensi yang diberikan benar-benar efektif.
“Survei dilakukan secara mendalam karena kebutuhan tiap rumah tidak sama. Ada yang membutuhkan renovasi struktur total, ada pula yang hanya perbaikan bagian tertentu. Akurasi data menjadi kunci agar bantuan ini berdaya guna,” tambahnya.
Setiap unit rumah akan mendapatkan alokasi bantuan senilai Rp20 juta. Guna menjamin akuntabilitas dan mencegah penyimpangan, penyaluran dana dilakukan langsung melalui rekening penerima manfaat.
BACA JUGA:Dorong UMKM Bengkulu Go Global, Derta Rohidin Kawal Kuota 1 Juta Sertifikat Halal Gratis
BACA JUGA:Sasar 200 Rumah Tidak Layak Huni, Program Bedah Rumah BSPS di Seluma Segera Bergulir
Sebagaimana filosofi BSPS, program ini mengedepankan asas swadaya dan gotong royong. Masyarakat penerima bantuan diharapkan turut berperan aktif, baik dalam penyediaan tenaga kerja maupun dukungan materi tambahan untuk mengoptimalkan hasil pembangunan.
Meski menjadi angin segar, Dinas Perkim mengakui bahwa alokasi saat ini belum mampu meng-cover seluruh kebutuhan di 11 kecamatan. Wilayah seperti Kota Manna, Pasar Manna, hingga Ulu Manna tercatat masih memiliki daftar tunggu yang cukup panjang.
“Kebutuhan hunian layak di Bengkulu Selatan masih sangat besar. Kami terus berkoordinasi dan melobi pemerintah pusat agar kuota bantuan dapat ditambah pada tahun-tahun mendatang,” harap Teddy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

