Sasar Bobot 850 Kg, Pemprov Bengkulu Seleksi Calon Sapi Kurban Bantuan Presiden
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi--(Sumber Foto: Putri/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mematangkan berbagai persiapan, salah satunya terkait penyediaan sapi kurban bantuan presiden untuk masyarakat di daerah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi menyampaikan, saat ini progres penyaluran bantuan sapi presiden telah memasuki tahap akhir verifikasi sebelum diajukan ke pemerintah pusat.
Proses ini menjadi tahapan krusial guna memastikan seluruh hewan kurban yang diusulkan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.
"Progresnya saat ini sudah di tahap akhir verifikasi, ini penting untuk memastikan sapi yang diajukan benar-benar sesuai dengan ketentuan, baik dari sisi kesehatan maupun bobot," ujar Abdul Hadi, Rabu (22/4).
BACA JUGA:Heboh Pelaku Usaha Diminta Zakat, Pemprov Bengkulu Akhirnya Beri Penjelasan: Tidak Memaksa!
BACA JUGA:Wujud Kepedulian, Walikota Bengkulu Antarkan Kursi Roda dan Sembako ke Kediaman Arwani
Namun demikian, dalam proses verifikasi tersebut masih terdapat sejumlah kendala. Salah satunya berasal dari Kabupaten Lebong yang hingga kini belum memiliki ternak dengan kriteria sesuai ketentuan.
"Kendala ada di Lebong, karena belum tersedia sapi dengan kriteria yang diminta. Saat ini kita masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, apakah memungkinkan diambil dari daerah lain namun tetap di dalam Provinsi Bengkulu," jelasnya.
Abdul Hadi menambahkan, setiap kabupaten dan kota saat ini telah mengirimkan tiga jenis hewan kurban sebagai calon bantuan. Selanjutnya, pemerintah pusat akan melakukan seleksi dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting seperti harga, bobot minimal sekitar 850 kilogram per ekor, serta hasil pemeriksaan kesehatan hewan.
"Semua daerah sudah mengusulkan, masing-masing tiga ekor, nanti pusat yang akan menentukan satu ekor dengan mempertimbangkan bobot, kesehatan, dan juga harga," tambahnya.
Bantuan sapi kurban presiden ini tidak hanya dialokasikan untuk kabupaten dan kota, namun juga untuk Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan bobot yang lebih besar dibandingkan bantuan untuk daerah lainnya. Hal ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat agar penyaluran hewan kurban dapat menjangkau lebih luas masyarakat.
BACA JUGA:Lampaui Rata-rata Nasional, BRIN Apresiasi Capaian Indeks Daya Saing Daerah Provinsi Bengkulu
BACA JUGA:Harga BBM Melambung, Pemprov Bengkulu Larang Kendaraan Dinas Pakai Subsidi dan Minta ASN Hemat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

