Target UHC Tuntas, 2,1 Juta Penduduk Bengkulu Kini Terlindungi Program JKN

Target UHC Tuntas, 2,1 Juta Penduduk Bengkulu Kini Terlindungi Program JKN

Asisten I Setdaprov Bengkulu, Khairil Anwar--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BEKENTV – Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat kian solid.

Hingga memasuki tahun 2026, Bengkulu secara resmi telah menyandang status Universal Health Coverage (UHC) dengan total kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 2.155.168 jiwa atau mencakup 100 persen populasi penduduk.

Meskipun cakupan kepesertaan telah menyentuh angka sempurna, fokus pemerintah kini beralih pada penguatan tingkat keaktifan peserta. Saat ini, tercatat sebanyak 1.844.168 orang atau 85,6 persen peserta berstatus aktif dalam memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan sinkronisasi dengan pemerintah di sembilan kabupaten dan satu kota. Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan kebijakan serta strategi dalam mempertahankan keberlangsungan program JKN di daerah.

BACA JUGA:Potret Ketenagakerjaan Bengkulu 2026: Angka Pengangguran Melandai, Sektor Informal Kian Mendominasi

BACA JUGA:Perbaikan Jalan Sembayat-Bunga Mas Dimulai, Pemkab Seluma Alokasikan Rp230 Juta

"Proses rekonsiliasi ini menjadi krusial untuk menyamakan langkah dalam pengelolaan JKN, terutama memastikan kepesertaan tetap aktif sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan," ungkap Khairil.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah dalam hal validitas data dan ketersediaan anggaran di APBD. Pemda diharapkan mampu menjamin kelancaran setoran iuran serta mempererat sinergi lintas sektor demi meminimalkan kendala teknis di lapangan.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan terus memantau akurasi data iuran dan kepatuhan administrasi, termasuk penggunaan kode akun pembayaran agar seluruh proses pengelolaan keuangan tetap transparan dan sesuai regulasi.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam mendukung program kesehatan nasional, pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada daerah dengan performa terbaik. Kabupaten Lebong sukses menempati posisi puncak sebagai daerah dengan capaian terbaik pertama, diikuti oleh Kabupaten Seluma di urutan kedua, dan Kabupaten Bengkulu Utara di peringkat ketiga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: