Baru Capai 60 Persen, Dinkes Imbau Orang Tua Segera Lengkapi Imunisasi Dasar Anak

Baru Capai 60 Persen, Dinkes Imbau Orang Tua Segera Lengkapi Imunisasi Dasar Anak

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu merilis data capaian penting terkait kesehatan anak di wilayahnya. Otoritas kesehatan setempat mengungkapkan bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap bagi bayi di Kota Bengkulu hingga pertengahan tahun ini baru menyentuh angka sekitar 60 persen.

Realisasi ini dinilai masih sangat rendah dan berada jauh di bawah ambang batas target minimal nasional yang dipatok sebesar 95 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menegaskan bahwa belum optimalnya capaian cakupan imunisasi ini menjadi atensi dan alarm serius bagi seluruh pihak. Pasalnya, pemberian imunisasi dasar pada bayi merupakan tameng proteksi paling krusial guna mengantisipasi serangan berbagai penyakit menular berbahaya yang rentan mengancam nyawa anak-anak di usia dini.

"Untuk cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Bengkulu saat ini baru sekitar 60 persen. Angka ini masih jauh dari target minimal yang ditetapkan, yaitu 95 persen. Karena itu kami terus mengajak para orang tua agar segera melengkapi imunisasi anaknya," kata Nelli Hartati, Selasa 14 Juli 2026.

BACA JUGA:MPLS Hari Kedua, Siswa Baru SMPN 1 Kota Bengkulu Dibekali Simulasi Siaga Bencana

BACA JUGA:Krisis Peserta Didik Baru, 10 SD dan 3 SMP di Kepahiang Masih Minim Siswa

Nelli menambahkan bahwa kepatuhan mengikuti imunisasi dasar lengkap bukan semata-mata demi menggugurkan kewajiban program pemerintah daerah atau pusat. Jauh lebih esensial, pemenuhan hak imunisasi ini merupakan bentuk investasi kesehatan jangka panjang serta jaminan keamanan bagi tumbuh kembang anak dari berbagai ancaman infeksi patogen berbahaya.

Pihak Dinkes mengingatkan bahwa bayi yang telah mendapatkan dosis imunisasi secara lengkap dan terjadwal terbukti secara medis memiliki sistem antibodi yang jauh lebih tangguh dalam menangkal risiko penularan penyakit mematikan seperti campak, polio, hepatitis B, difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, hingga tuberkulosis (TBC).

"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua yang bayinya belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap agar segera datang ke puskesmas, posyandu, atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Imunisasi ini semata-mata untuk melindungi kesehatan anak dan memastikan tumbuh kembangnya berlangsung secara optimal," ujarnya memohon kesadaran para orang tua.

Sebagai langkah percepatan guna mendongkrak sisa target 35 persen yang belum terpenuhi, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu terus menggalakkan berbagai strategi taktis di lapangan. Upaya ini direalisasikan lewat optimalisasi layanan imunisasi harian di Puskesmas, pengaktifan kembali simpul-simpul Posyandu di tingkat rukun tetangga, hingga gencar melakukan edukasi serta sosialisasi secara langsung ke tengah pemukiman warga guna menepis mitos dan hoaks seputar vaksinasi.

BACA JUGA:Persiapan HUT RI ke-81, Bengkulu Seleksi Delegasi Paduan Suara untuk Gita Bahana Nusantara 2026

BACA JUGA:Tindak Lanjuti Tuntutan Pemindahan Kepsek SMPN 5, Dikbud Seluma Surati BKN

Melalui integrasi pelayanan kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat tersebut, Dinkes menaruh harapan besar agar capaian imunisasi dasar lengkap di Kota Bengkulu dapat segera merangkak naik hingga memenuhi standar nasional 95 persen.

Dengan begitu, herd immunity atau kekebalan kelompok pada anak-anak dapat terbentuk sempurna demi menciptakan generasi masa depan Bengkulu yang sehat dan berdaya saing. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait