BACA JUGA:BMKG: Dampak Hujan Lebat, 5 Wilayah Ini Diminta Waspada Potensi Banjir Hingga Longsor
7. Hindari air yang bergerak
Anda mungkin berpikir tidak apa-apa melewati air yang bergerak, terutama jika airnya dangkal.
Akan tetapi sebaiknya anda harus menghindarinya dengan cara apa pun.
BACA JUGA:Pidato Tentang Keberagaman, Menteri Besar Malaysia Pakai Bahasa Jawa
Air yang bergerak, meski dangkal, dapat menyapu kendaraan karena air yang bergerak dapat dengan mudah menghilangkan cengkeraman di bawah ban Anda.
Air yang bergerak kurang dari satu kaki dapat menyapu mobil sementara dua kaki air dapat menghanyutkan bahkan SUV dan truk pikap.
BACA JUGA:Banjir Bandang Rendam Puluhan Rumah di Desa Rindu Hati
Jika merasa roda mulai kehilangan cengkeraman saat mengemudi di air, buka pintu mobil Anda dan biarkan air masuk. Berat ekstra air akan menahan Anda dan mencegah Anda melayang.
Setelah mendapatkan kembali traksi, kendarai perlahan keluar dari air.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Jembatan Surau Nyaris Putus Diterjang Luapan Sungai Rindu Hati
8. Keringkan rem
Setelah Anda keluar dari air, jangan mengemudi dengan cepat.
Alih-alih mengemudi dengan cepat, tetaplah mengemudi dengan lambat dan lakukan pengereman sesekali saat Anda melaju.
BACA JUGA:1.160 RTLH Diusulkan ke Kementerian, Upaya Atasi Kemiskinan
Jika melakukan secara bertahap, maka hal ini akan mengeringkan rem dan membantu mengujinya untuk memastikannya masih bagus.