Setiap kali anak menangis, biasanya sebagian orang tua hanya menyuruhnya untuk berhenti menangis.
Melakukan hal ini hanya akan membuatnya menangis semakin kencang. Sehingga perlu bagi orang tua untuk dapat menenangkan diri anak dengan cara berbeda.
BACA JUGA:Resep Nasi Goreng Telur, Gurih dan Mudah Dibuat
Misal dapat melakukan latihan pernapasan dan jika bisa alihkan perhatian anak dengan berhitung 1–10.
3. Menerima sifat sensitif anak secara positif
Anak sensitif tidak begitu saja mudah untuk membuatnya berubah, bahkan oleh psikolog.
BACA JUGA:Daftar 5 Pemain Termuda di Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-20
Hanya saja orang tua dapat membantu mengelola sifat tersebut menjadi nilai yang lebih baik.
Langkah yang perlu orang tua lakukan yakni dengan menerima sifat sensitif pada anak, lalu secara perlahan mengubahnya menjadi hal positif.
BACA JUGA:Ruko Manisan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
4. Mengubah momen buruk menjadi bernilai positif
Anak kecil tentu belum sepenuhnya dapat mengerti dan paham terhadap situasi di sekitarnya.
Saat anak menangis karena suatu hal, momen ini dapat menjadi waktu untuk berdialog antara ibu dan anak.
BACA JUGA:3 Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang
Sembari itu, ajaklah untuk memahami bahwa semua yang terjadi tak apa jika melakukan hal yang berbeda.
Terlebih tak perlu mendengarkan perkataan orang lain jika hal tersebut bukanlah sesuatu yang baik.