Fakta Menarik Suku Ainu, Penduduk Asli Jepang yang Terlupakan

Minggu 16-07-2023,22:49 WIB
Reporter : Annisa
Editor : Wizon Paidi

Perlakuan deskriminasi serta penolakan yang mereka alami memang begitu berat.

Hanya saja suku Ainu tidak patah semangat, mereka tetap berupaya dalam mewariskan kultur yang melekat hingga pada genersi selanjutnya.

BACA JUGA:Mengenal Sekilas Suku Ainu, Penduduk Asli Jepang namun Asing di Negara Sendiri

Hal tersebut terjadi sejak abad ke-19 bersamaan dengan itu terbit Hukum untuk Perlindungan Peduduk Asli Hokkaido Aborigin di tahun 1899.

Adanya kebijakan tersebut, Suku Ainu dilarang berburu rusa maupun memancing ikan Salmon, sesuai undang-undang mereka kemudian menjadi petani.

Hingga saat Suku Ainu sudah kembali diakui bahwa merupakan suku asli Jepang, hanya saja mereka masih mendapat diskriminasi serta persoalan sosial lainnya.

BACA JUGA:Tradisi Berendam Air Es Ala Warga Jepang, Ritual Sakral Penyucian Diri Awal Tahun

Bahkan mereka ada yang masih hidup dalam kemiskinan, serta beberapa akses lainnya yang masih terbatas.

6. Ciri-ciri fisik Suku Ainu cukup berbeda

Dapat dikatakan bahwa mereka memang jauh berbeda jika dibandingkan dengan jumlah populasi di Jepang.

BACA JUGA:Bukan Cuma di Indonesia, Ternyata Tradisi Perjodohan Juga Ada di Jepang, Begini Prosesnya!

Bicara pria dan wanita, Suku Ainu memiliki pria yang tingginya rata-rata lima kaki empat inci, sementara wanitanya punya tinggi hingga lima kaki satu setengah atau dua inci.

Ciri fisik lainnya, mereka punya rambut yang lebat, ikal serta cenderung lebih berwarna abu-abu cerah atau merah.

Baik pria dan wanita rambutnya dipotong ke belakang hingga membentuk seperti bulan seperempat.

BACA JUGA:Fakta Fugu, Ikan Beracun yang Dijadikan Makanan Mewah Khas Jepang

Terkadang bagian depannya dibiarkan saja mencapai bahu, sementara tengkuk dan bagian depan kepalanya dicukur bersih.

Kategori :