6 Penyebab Kemunculan Jamur pada Tembok, Bocor hingga Kurang Sirkulasi

Minggu 19-01-2025,12:08 WIB
Reporter : Neng Erlin
Editor : Ria Sofyan


--(Sumber : iStockPhoto)

Material tembok yang tidak tahan air, seperti kayu atau plester, juga memungkinkan tembok untuk lebih mudah menyerap kelembapan dibandingkan material lainnya.

Jika jenis material ini tidak dilapisi dengan cat anti-jamur atau pelapis tahan air, maka tembok menjadi rentan terhadap pertumbuhan jamur. 

Untuk mencegah hal ini, pastikan tembok dilapisi dengan bahan pelindung yang sesuai, terutama di area yang rawan terkena air seperti kamar mandi dan dapur.

BACA JUGA:Cek di Sini! Efek Konsumsi Ayam Terlalu Banyak, Ini Dampak yang Akan Dirasakan

BACA JUGA:Kuota Pupuk Subdisi Tahun 2025 di Kabupaten Seluma Bertambah, Segini Jumlahnya

6. Pencahayaan yang Kurang

Jamur juga cenderung tumbuh di area yang gelap dan minim cahaya sehingga ruangan tanpa pencahayaan alami memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi dan menjadi tempat yang ideal bagi jamur. 

Oleh sebab itu, pastikan setiap ruangan mendapatkan cukup cahaya matahari dengan membuka jendela atau menggunakan pencahayaan buatan yang baik. 

Cahaya dapat membantu mengurangi kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur pada dinding.

BACA JUGA:Oknum PPPK Tersangka Begal Payudara Dilimpahkan ke Kejari Seluma, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

BACA JUGA:KPU Kota Bengkulu Tunggu Putusan Tertulis MK Terkait Sengketa Pilkada

Demikian 6 penyebab jamur pada tembok yang perlu kamu ketahui. Gunakan cara-cara yang tepat untuk mengatasi jamur ini dari akarnya. Semoga bermanfaat!

GLOWTECH

glowtech

Jasa pembuatan website

Kategori :