Kurang lebih selam 8 bulan, pastikan para siswa yang ingin mendaftar KIP Kuliah 2025 tela memenuhi syarat kriteria dan apa saja dokumen-dokumen yang diperlukan.
BACA JUGA:Ombudsman Soroti Pemanfaatan Penerima Beasiswa KIP untuk Dukungan Cakada di Pilkada Bengkulu
BACA JUGA:100 Mahasiswa Terima Beasiswa Pemprov Bengkulu Rp1,5 Juta, Ini Pesan Gubernur Rohidin
Syarat-syarat inilah yang nantinya dipertimbangkan oleh panitia pelaksana. Oleh karena itu, jangan sampai keliru, beasiswa KIP Kuliah hanya diperuntukan bagi meraka yanbg kurang mampu.
Inilah persyaratan untuk mendaftar Program KIP Kuliah tahun 2025, cek di bawah ini.
- Penerima KIP-KULIAH adalah siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid;
- Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah;
BACA JUGA:Selamat! Bansos BPNT Tahap 1 2025 Cair Rp400 Ribu ke KKS Bank BRI, Cek Nama Kamu Sekarang
BACA JUGA:Jangan lewatkan, Cek No KTPmu, Bansos BPNT Tahap 1 2025 Cair, Dapatkan Bantuan Hingga Rp2.400.000
- Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik dan mempunyai Kartu KIP atau memiliki Kartu Keluarga Sejahtera atau terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos;
- Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.
BACA JUGA:Tahun Ini, DP3AP2KB Lebong Kembali Buka Program Vasektomi Gratis
BACA JUGA:Cara Baru Cek Penerima Bansos PKH 2025, Bisa Lewat HP Aja, Dapatkan Bantuan Hingga Rp3.000.000
Siswa penerima program KIP Kuliah akan memperoleh bantuan biaya hidup sebesar Rp.700rb/bulan yang dibayarkan setiap semester, sesuai masa studi normal.
Untuk S1 maksimal 8 Semester, total selama studi maksimal Rp33,6 juta. D3 maksimal 6 Semester, total selama studi maksimal Rp25,2 juta, D2 maksimal 4 Semester, total selama studi maksimal Rp16,8 juta, sedangkan D1 maksimal 2 Semester, total selama studi maksimal Rp8,4 juta.