2. Penggunaan Gadget
Penyebab insomnia pada remaja yang lainnya adalah akibat dari penggunaan gadget yang semakin banyak terjadi di era serba modern ini.
Penggunaan gadget, seperti ponsel dan komputer, saat ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja.
Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar gadget ini dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur, sehingga membuat remaja menjadi sulit tidur.
Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya batasi penggunaan gadget setidaknya satu jam sebelum tidur.
Selain itu, menggunakan mode malam atau filter cahaya biru pada perangkat juga dapat membantu mengurangi gangguan tidur.
BACA JUGA:Baznas Kota Bengkulu Lanjutkan Program Bantuan Seragam Sekolah Gratis Tahun 2025
BACA JUGA:Ratusan Miliar Anggaran DAK Fisik di Pemprov Bengkulu Terdampak Pemangkasan
3. Perubahan Hormonal
--(Sumber : iStockPhoto)
Insomnia pada remaja juga dapat disebabkan oleh adanya perubahan hormonal di dalam tubuh mereka sehingga mereka akan mengalami gangguan tidur.
Selama masa pubertas, remaja mengalami perubahan hormonal yang dapat mempengaruhi pola tidur mereka.
Perubahan ini dapat mengubah ritme sirkadian mereka, yaitu jam biologis tubuh, menyebabkan mereka merasa terjaga lebih lama di malam hari.
Untuk mengatasi masalah ini, remaja perlu menerapkan rutinitas tidur yang konsisten dan menjaga lingkungan tidur yang nyaman dapat membantu remaja beradaptasi dengan perubahan hormonal.
Tidak hanya itu, mereka sebaiknya juga menghindari kafein dan makanan berat sebelum tidur untuk menjaga dan meningkatkan kualitas tidur mereka.
BACA JUGA:Baznas Kota Bengkulu Ganti Program Khitan Massal Jadi 'Khitan Every Day', Ini Alasannya