BACA JUGA:Ampuh Mengontrol Gula Darah Ibu Hamil, Cek Manfaat Konsumsi Buah Manggis di Sini!
6. Meredakan Mual
Jahe telah lama dikenal sebagai penangkal mual yang efektif, termasuk mual yang disebabkan oleh morning sickness pada ibu hamil atau efek samping kemoterapi. Senyawa yang terkandung dalam jahe dapat meredakan pusat saraf di otak yang mengirimkan sinyal mual dan muntah.
Pilihan yang umum digunakan adalah teh jahe. Teh jahe hangat tidak hanya memberikan kenyamanan pada perut yang mual, tetapi juga memberikan sensasi hangat yang menyenangkan.
BACA JUGA:Biji Alpukat Dipercaya Dapat Membuat Kulit Makin Sehat, Intip Manfaat Lainnya di Sini
BACA JUGA:Bisa Jadi Obat Diabetes, Ini Manfaat Lain Daun Alpukat, Cek Sekarang!
7. Mengendalikan Kadar Gula Darah
Penelitian menunjukkan bahwa senyawa gingerol dalam jahe dapat membantu mengoptimalkan kerja hormon insulin. Ini berarti jahe dapat membantu proses penyerapan gula darah oleh lemak, otot, dan hati.
Bagi penderita diabetes tipe 2, menjaga kadar gula darah dalam batas normal adalah kunci utama. Dengan mengintegrasikan jahe ke dalam pola makan sehari-hari, seseorang dapat memberikan dukungan tambahan dalam menjaga stabilitas gula darah mereka.
BACA JUGA:Efek Samping Konsumsi Buah Alpukat Sehari-hari, Cek Lengkapnya di Sini! Bisa Bikin Berat Badan Naik
BACA JUGA:Security PT. RAA Bengkulu Tengah Dibacok, Luka Parah di Kepala
8. Membantu Meredakan Gangguan Sistem Pencernaan
Manfaat jahe bagi sistem pencernaan telah dikenal dan digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional. Jahe dapat membantu mengatasi dispepsia, yang merupakan kumpulan gejala yang muncul akibat gangguan sistem pencernaan, seperti perut kembung, heartburn, dan nyeri pada ulu hati.
Minuman jahe, baik dalam bentuk teh atau infus jahe, memiliki efek merangsang pada saluran pencernaan. Ini dapat membantu mempercepat proses pengosongan perut dan meredakan gejala perut kembung atau begah.
BACA JUGA:Ganggu Pemandangan, Pedagang Diminta Pindahkan Lapak dari Area Jogging Track Pantai Panjang