BENGKULU, BETVNEWS - Sejumlah fasilitas milik pedagang di kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) diduga dirusak oleh orang tak dikenal (OTD). Akibatnya pedagang merasa kecewa sekaligus sedih.
Kejadian yang berlangsung mendadak ini membuat para pedagang panik dan cemas. Sebab Meja, kursi, dan perlengkapan dagang lainnya terlihat hancur berserakan disekitar danau.
Suryani, seorang pedagang yang telah berjualan lebih dari 7 tahun di lokasi tersebut, tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Karena menurut Suryani fasilitas yang dirusak itu merupakan alat pedagang untuk mencari nafkah.
BACA JUGA:Kaya Akan Kandungan Vitamin C, Intip Disini Ragam Manfaat Mentimun untuk Kecantikan Kulit
BACA JUGA:Cuaca Bengkulu Panas Menyengat, BMKG Jelaskan Penyebabnya
Tentu saja dengan rusaknya fasilitas yang dibuat secara mandiri tersebut mengakibatkan Suryani kecewa dan mengalami kerugian.
“Kami cuma cari makan di sini tapi malah dirusak kursi meja kami,” ungkapnya.
Menurut Suryani, seluruh fasilitas yang rusak merupakan hasil jerih payahnya sendiri. Ia kini merasa kehilangan harapan, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.
“Saya harus mulai dari nol lagi. Padahal ini satu-satunya sumber penghasilan saya,” tambahnya.
Sementara itu, Danau Dendam Tak Sudah merupakan salah satu destinasi wisata utama di Kota Bengkulu.
Pemandangan danau yang menenangkan serta udara sejuk dari perbukitan hijau membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.
Namun, akibat insiden ini versi pedagang malah menimbulkan kekhawatiran tersendiri, khususnya soal keamanan kawasan tersebut.
BACA JUGA:Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembobolan SDN 89 Seluma, Ternyata Alumni Sekolah BACA JUGA:Jangan Sampai Terlena, Ini Efek Samping Konsumsi Jahe Putih Secara Berlebihan, Picu Kembung dan DiarePara pedagang mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret. Mereka meminta adanya bantuan untuk mengganti fasilitas yang dirusak serta jaminan keamanan agar bisa kembali berdagang dengan tenang.