Gangguan kecemasan umum merupakan jenis kecemasan yang ditandai dengan kekhawatiran yang berlebihan dan tidak terkendali mengenai berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Penderita GAD ini seringkali merasa cemas tentang hal-hal kecil hingga besar secara konsisten, meskipun tidak ada alasan yang jelas untuk kecemasan tersebut.
Gejala ini berlangsung selama enam bulan atau lebih dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, bersosialisasi, dan beristirahat.
BACA JUGA:7 Manfaat Kacang Tanah, Bagus Untuk Jantung, Pastikan Konsumsi Sewajarnya
BACA JUGA:Waspada Berlebihan, Cek Disini Efek Samping Konsumsi Buah Bit, Dapat Memicu Gangguan Pencernaan
2. Gangguan Panik (Panic Disorder)
Jenis anxiety disorder yang selanjutnya adalah gangguan panik yang biasanya ditandai dengan serangan panik mendadak yang intens dan sering kali tanpa peringatan.
Selama serangan panik, seseorang mungkin mengalami gejala fisik seperti jantung berdebar-debar, sesak napas, pusing, dan rasa tercekik.
Gejala-gejala ini dapat berlangsung beberapa menit, tetapi dampaknya bisa sangat menakutkan dan menyebabkan penderita menghindari situasi atau tempat yang mengingatkan pada serangan tersebut.
3. Fobia (Phobia)
Jenis gangguan kecemasan yang berikutnya adalah fobia atau phobia yang dapat dialami oleh siapapun dan memiliki beragam jenisnya.
Fobia adalah ketakutan yang ekstrem dan tidak rasional terhadap objek, situasi, atau aktivitas tertentu. Ketika seseorang dengan fobia menghadapi atau bahkan memikirkan objek atau situasi yang ditakuti, mereka dapat mengalami kecemasan yang sangat parah.
Ada berbagai jenis fobia, termasuk fobia sosial seperti takut berinteraksi dengan orang lain, fobia spesifik seperti misalnya takut terhadap benda atau situasi tertentu seperti ketinggian atau ular, dan juga agorafobia, yaitu perasaan takut berada di tempat atau situasi di mana melarikan diri mungkin sulit.
BACA JUGA:Tak Hanya Isi Waktu Luang, Ketahui Disini Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis Lewat Baca Novel