Jenis serat tersebut bisa membantumu untuk meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam tub
BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Berkantor di Pulau Enggano, Ini Agendanya
BACA JUGA:Atap Bocor dan Plafon Lapuk, RSUD Hasanuddin Damrah Butuh Renovasi Menyeluruh
2. Mengurangi gejala depresi
Selanjutnya, dengan konsumsi buncis kamu juda bisa mengurangi gejala depresi.
Sebagaimana kandungan folat dalam buncis tidak hanya penting dalam kehamilan. Namun, nutrisinya dikenal mampu mengurangi gejala depresi.
Sehingga, bila kamu konsumsi cukup folat, hal itu bisa membantu menurunkan jumlah homosistein atau sejenis asam amino bagi tubuh.
Hanya saja, jika homosistein terlalu banyak dapat mengganggu produksi serotonin, dopamin hingga norepinefrin.
Ketiga hormon itu merupakan yang mengatur suasana hati, tidur serta nafsu makan.
BACA JUGA:3.247 Ton Bantuan Pangan Beras Disalurkan ke 162.370 Penerima di Provinsi Bengkulu
BACA JUGA:Terbesar di Indonesia, BRI Catatkan Portofolio Sustainable Finance Senilai Rp796 Triliun
3. Membantu mengatasi anemia
Selain mengurangi gejala depresi, buncis juga dapat mengatasi anemia. Dimana zat besi yang terkandung di dalamnya menjadi bagian penting dari sel darah merah.
Sel darah merah tersebut akan mengedarkan oksigen dari paru-paru hingga menuju sel-sel di seluruh tubuh.
Bila kekurangan asupan zat besi dapat memicu anemia, yaitu suatu kondisi medis yang ditandai adanya gejala lelah, lemah, serta pusing.
Sehingga kamu perlu mengonsumsi makanan sejenis buncis dan makanan tinggi zat besi lainnya, supaya bisa membantu mencegah dan meredakan gejala anemia.