"Sebenarnya ini dilema bagi saya. Di satu sisi saya sadar jabatan saya itu harus mengawal netralitas ASN, di sisi lain saya tidak menolak permintaan pak Rohidin. Akhirnya saya jalani keduanya," ujar Isnan.
Ia bahkan sempat berniat pensiun dini agar keluar dari tim pemenangan, namun membatalkan niat tersebut karena waktu pemilihan sudah dekat.
BACA JUGA:29 SMP Negeri di Bengkulu Selatan Krisis Siswa Baru, Ada 1 Sekolah Hanya Dapat 2 Murid