Sebaliknya, sebaiknya orang tua menggunakan kalimat yang positif seperti kalimat anjuran dan bukannya kalimat suruhan.
Alih-alih mengatakan kalimat 'jangan berantakan mainan' atau 'beresin lagi mainannya habis dipakai', orang tua bisa menggunakan kalimat 'mama dan papa lebih senang jika mainannya dirapikan kembali setelah digunakan.
BACA JUGA:Cetak Sawah Seluas 81,2 Hektar Siap Dimulai di Seluma, 6 Kecamatan Jadi Lokasi Prioritas
Saat mengatakan kalimat tersebut, sebaiknya gunakan intonasi yang lembut dan hindari penggunaan intonasi yang keras seperti memarahi atau membentak dengan suara yang keras karena hal tersebut tidak efektif untuk anak usia dini.
5. Memberikan Contoh yang Baik
Anak mudah belajar dengan cara meniru sehingga sebaiknya orang tua memberikan contoh yang baik terhadap anak-anak mereka.
BACA JUGA:Cetak Sawah Seluas 81,2 Hektar Siap Dimulai di Seluma, 6 Kecamatan Jadi Lokasi Prioritas
Peran orang tua di rumah dalam mendidik adalah sebagai panutan sehingga anak akan menetapkan standar perilaku bagi dirinya dengan mengamati orang tuanya.
Oleh sebab itu, sebagai orang tua sebaiknya memperhatikan harus selalu memperlihatkan perilaku yang baik di depan anak, termasuk dalam hal sopan santun, kebersihan diri, beribadah, dan lain sebagainya.
6. Hindari Menanamkan Hal Negatif
Orang tua perlu menghindari menanamkan hal negatif pada anak mereka seperti dengan menakut-nakuti mereka seperti menggunakan hantu, setan, atau semacamnya.
BACA JUGA:Listrik Sering Padam, PLN Kunjungi Bupati Seluma Bahas Solusi dan Penguatan Jaringan
Hal tersebut perlu dihindari lantaran dapat membuat anak merasa trauma hingga merasa takut untuk mencoba hal baru.