Setelah peristiwa ini terjadi, Kementerian Luar Negeri Venezuela akan mengajukan banding ke organisasi-organisasi internasional atas tindakan Washington.
Selanjutnya, juga telah terjadwal pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB yang akan berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, terkait pembahasan serangan Amerika Serikat dan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas.
Pertemuan darurat ini secara umum diminta oleh Venezuela, kemudian diteruskan ke Kolombia dengan beranggotakan sebanyak 15 orang melalui dukungan Rusia dan Cina.
BACA JUGA:Rilis 2026, Cek Spesifikasi Xiaomi Watch 5, Smartwatch Canggih dan Cocok untuk Olahraga
BACA JUGA:TPA Air Sebakul Over Kapasitas, Pengangkut Sampah Diminta Lakukan Pemilahan
Diketahui dalam peristiwa serangan AS terhadap Kota Caracas, ada sekitar 40 orang tewas termasuk personel militer dan warga sipil.