BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Kota Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar pada tahun 2026 untuk perluasan dan penanganan permasalahan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air Sebakul.
Langkah ini diambil menyusul kondisi TPA yang saat ini telah mengalami overload atau kelebihan muatan.
Diketahui, TPA Air Sebakul hanya memiliki luas lahan sekitar 6,9 hektare, sementara volume sampah yang masuk setiap hari terus meningkat.
Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penanganan cepat dan terencana agar tidak berdampak pada lingkungan maupun pelayanan kebersihan kota.
BACA JUGA:Mahasiswa Indonesia di Mesir Tenggelam, Abdullah Wafiq Asal Bengkulu Belum Ditemukan
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengungkapkan, pengerjaan perluasan dan penanganan TPA Air Sebakul akan segera dilaksanakan pada Maret 2026 mendatang.
Hal ini seiring dengan telah disalurkannya anggaran melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada akhir Januari lalu.
“Anggaran sudah tersedia dan DIPA itu ketentuannya disalurkan di pertengahan atau di akhir Januari kemarin. Insyaallah pengerjaan akan kita mulai secepatnya, direncanakan pada bulan Maret,” ujar Dedy Wahyudi.
Selain penanganan overload, Pemkot Bengkulu juga menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp 300 juta untuk perbaikan akses jalan menuju TPA Air Sebakul.
Jalan tersebut nantinya akan dibangun menggunakan balok beton guna memperlancar mobilitas armada pengangkut sampah.
BACA JUGA:Mau Kastengel Gurih Tanpa Oven? Ini Cara Mudah Pakai Teflon
BACA JUGA:Resep Kue Kering Cokelat Tanpa Oven, Praktis dan Anti Gagal
Dedy menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bagi masyarakat.