BENGKULU SELATAN, BETVNEWS – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus bersolek meningkatkan daya tarik sektor pariwisata daerah. Setelah sukses menghadirkan wahana perahu karet, kawasan Tebat Gelumpai di Kabupaten Bengkulu Selatan kini dipersiapkan untuk memiliki fasilitas rumah makan terapung.
Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Selatan, Rendra Febrianto, mengungkapkan bahwa rencana ini merupakan strategi besar untuk menjadikan Tebat Gelumpai sebagai ikon wisata unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Pengembangan rumah makan terapung ini telah melalui pembahasan matang dengan mempertimbangkan regulasi dari pihak balai pengelola kawasan. Rendra menekankan bahwa penambahan fasilitas kuliner ini tidak akan mengganggu fungsi utama kawasan.
BACA JUGA:Kejar Kerugian Negara Rp1,3 T, Kejati Bengkulu Sita 8 Bidang Tanah Eks Dirut PT RSM
BACA JUGA:Wawako Pagar Alam Resmikan Majelis Ta’lim Al-Mujahadah, Dorong Penguatan Iman Masyarakat
“Pengembangan ini tetap menjaga kualitas air dari potensi pencemaran. Kami menekankan sistem pengelolaan limbah agar tidak ada pembuangan sampah sembarangan ke area tebat,” ujar Rendra, Minggu (1/3).
Selain rumah makan terapung, Dinas Pariwisata juga merencanakan penambahan berbagai wahana air lainnya untuk memanjakan pengunjung, di antaranya sepeda air (bebek-bebekan), perahu kano dan taksi air.
Realisasi wahana air ini ditargetkan lebih cepat, termasuk dukungan infrastruktur penerangan kawasan yang akan dibantu oleh Bank Bengkulu. Adapun untuk pembangunan rumah makan terapung, direncanakan masuk dalam Perubahan Anggaran (APBD-P) tahun 2026.
BACA JUGA:Cekcok Masalah Pribadi, IRT di Kota Bengkulu Dianiaya Suami Siri Hingga Luka Lebam
Rendra menambahkan, pengelolaan penuh kawasan wisata Tebat Gelumpai akan dipercayakan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batu Lambang. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola wisata yang profesional dan berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadikan Tebat Gelumpai destinasi andalan yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah,” tutupnya.