BENGKULU, BETVNEWS – Potensi gelombang tinggi yang diperkirakan melanda perairan Bengkulu pada pertengahan Juni 2026 menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Selatan.
Para nelayan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra guna menghindari risiko kecelakaan laut saat mencari nafkah. Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu terkait dinamika cuaca ekstrem dan lonjakan tinggi gelombang di sepanjang perairan barat Sumatra. Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan, Nusadian Esa Putra, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat menyebarluaskan informasi cuaca ini kepada masyarakat pesisir agar langkah antisipasi dapat dilakukan sejak dini. “Kami mengetuk kesadaran para nelayan untuk selalu memantau perkembangan cuaca harian dan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama sebelum memutuskan melaut. Jika kondisi gelombang terpantau tinggi dan membahayakan, kami sarankan aktivitas melaut ditunda sementara waktu,” imbau Nusadian saat dikonfirmasi, Jumat (12/6). BACA JUGA:Siapkan 105 Titik Parkir Festival Tabut, Gabungan Polisi dan Dishub Bakal Tindak Tegas Jukir Liar BACA JUGA:Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kinerja Pemprov Bengkulu Dapat Apresiasi dari BPS Menurut Nusadian, cuaca ekstrem di samudera dapat berubah dalam hitungan menit dan memicu risiko fatal, terutama bagi perahu-perahu tradisional berukuran kecil yang sangat rentan terbalik dihantam ombak besar. Guna memastikan pesan keselamatan ini tersampaikan secara merata dan tidak sekadar menjadi imbauan di atas kertas, BPBD Bengkulu Selatan menjadwalkan sosialisasi langsung ke basis-basis kelompok nelayan di sejumlah kawasan pesisir. Salah satu titik utama yang menjadi sasaran penyuluhan adalah kawasan Pantai Pasar Bawah, yang menjadi pusat aktivitas dan bersandarnya kapal nelayan setempat. “Tim kami akan turun langsung ke lapangan menemui kelompok-kelompok nelayan untuk memaparkan data rill dari BMKG. Harapannya, masyarakat nelayan bisa lebih responsif dan tidak meremehkan peringatan dini yang sudah dikeluarkan otoritas terkait,” tambahnya. Selain meminta penundaan aktivitas melaut saat badai, BPBD juga mengingatkan para nelayan yang terpaksa melaut dalam kondisi normal untuk wajib melengkapi diri dengan alat pelindung diri (APD) standar, seperti jaket pelampung (life jacket), serta tidak memaksakan diri bertahan di tengah laut jika langit mulai memburuk. BACA JUGA:Kabar Gembira, Gaji Ke-13 untuk 4.367 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Cair Pekan Depan BACA JUGA:2 Hari Pencarian di Pantai Badri Mukomuko Berakhir Duka, Belqis Ditemukan Meninggal Dunia Melalui pengetatan pengawasan dan pemanfaatan informasi cuaca yang akurat, Pemkab Bengkulu Selatan berharap mobilitas ekonomi warga pesisir tetap berjalan aman, sekaligus meminimalisir potensi kecelakaan laut (zero accident). “Kami sangat berharap para nelayan mematuhi panduan keselamatan ini. Jangan sesekali menantang risiko dengan nekat berangkat melaut apabila kondisi gelombang tidak memungkinkan. Lebih baik bersabar menunda keberangkatan demi bisa kembali pulang ke rumah dengan selamat,” pungkas Nusadian.Gelombang Tinggi Mengintai, BPBD Imbau Nelayan Pasar Bawah Waspada
Jumat 12-06-2026,14:08 WIB
Reporter : Ary Rahmad
Editor : Ria Sofyan
Tags : #nelayan
#kecelakaan laut
#kabupaten bengkulu selatan
#gelombang tinggi
#badan penanggulangan bencana daerah
Kategori :
Terkait
Kamis 16-07-2026,16:51 WIB
Gunakan Strategi Titip Stan di HUT Dekranas, Kerajinan Kayu dan Anyaman Bengkulu Selatan Tetap Eksis
Senin 13-07-2026,08:06 WIB
Alokasi Pupuk Phonska Subsidi Tersendat, Petani Padi Bengkulu Selatan Terancam Gagal Panen
Senin 13-07-2026,08:02 WIB
Gunakan Mata Air Lubuk Langkap, Pabrik AMDK Bengkulu Selatan Siap Serap Tenaga Kerja Lokal
Jumat 10-07-2026,11:12 WIB
Petani Bengkulu Selatan Menjerit, Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2026 Masih Kurang Ribuan Ton
Kamis 09-07-2026,12:46 WIB
Gara-gara Knalpot Bising, Pelajar di Bengkulu Selatan Tewas Ditusuk Saat Berkelahi
Terpopuler
Minggu 19-07-2026,19:31 WIB
Simpang 5 Ditutup Total, Polresta Bengkulu Siap Amankan Nobar Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina
Minggu 19-07-2026,12:25 WIB
Pemkab Seluma Matangkan Persiapan Sema Fest 2026, Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Dikenal
Minggu 19-07-2026,14:22 WIB
Pelayanan Polri untuk Masyarakat: Mengoptimalkan Kepercayaan melalui Pelayanan Publik
Minggu 19-07-2026,13:11 WIB
Jadi Pelopor Keselamatan Jalan Raya, Ratusan Siswa Baru di Bengkulu Selatan Diajak Tertib Lalu Lintas
Minggu 19-07-2026,17:14 WIB
Generasi Z, Media Sosial, dan Polri: Memenangkan Kepercayaan Publik di Zaman Era Digital
Terkini
Minggu 19-07-2026,19:41 WIB
Gelar Patroli Malam, Ditsamapta Polda Bengkulu Ciduk Anggota Geng Motor dan Remaja Bawa Celurit
Minggu 19-07-2026,19:31 WIB
Simpang 5 Ditutup Total, Polresta Bengkulu Siap Amankan Nobar Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina
Minggu 19-07-2026,19:01 WIB
Muh Mahesta Aditya Pelajar SMPN 6 Bengkulu Dilaporkan Hilang, Ini Ciri-Ciri Terakhirnya
Minggu 19-07-2026,17:14 WIB
Generasi Z, Media Sosial, dan Polri: Memenangkan Kepercayaan Publik di Zaman Era Digital
Minggu 19-07-2026,15:46 WIB