Terhentinya pembangunan juga berdampak pada para pekerja dan pihak yang memasok kebutuhan proyek. Pelaksana harus menanggung kewajiban pembayaran kepada tukang, toko material, pemasok pasir dan batu, depot kayu, hingga pihak lain yang terlibat dalam pekerjaan.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Cicil Hutang DBH Rp364 Miliar, September Transfer Rp23 Miliar
BACA JUGA:Kenali Ragam Jenis Buah Mangga yang Ada di Indonesia, Salah Satunya Mangga Indramayu
Pelaksana lainnya, Wadimin, berharap pihak yang memegang pendanaan segera memberikan kepastian dan merealisasikan pembayaran. Menurutnya, kejelasan pencairan sangat dibutuhkan agar pekerjaan yang sempat berhenti dapat kembali dilanjutkan.
“Harapan kami kepada pihak yang memegang keuangan agar dalam waktu dekat bisa merealisasikan dana. Supaya pembangunan kami bisa berjalan kembali. Karena sudah lebih dari satu bulan kami off, akhirnya pekerjaan terhenti dan masyarakat seolah-olah menilai kami sebagai pelaksana tidak benar,” ungkap Wadimin.
Ia berharap persoalan administrasi dan pembayaran dapat segera diselesaikan sehingga pelaksana tidak terus berada dalam posisi sulit di lapangan.
BACA JUGA:Berikut Ini, Ada 7 Jenis Makanan Sumber Zat Besi, Salah Satunya Sayuran Hijau
Senada, Ujang mengatakan para pelaksana sudah menunggu pencairan dana hampir satu bulan. Ia meminta ada kepastian mengenai pembayaran, terutama untuk pekerjaan yang sudah selesai atau telah mencapai progres tertentu.
“Kami sudah satu bulan berharap pihak terkait segera mencairkan dana. Seandainya memang pembangunan ini tidak bisa dilanjutkan, kami sudah melaksanakan kewajiban sebagai pelaksana. Jadi, kami menuntut hak kami untuk pekerjaan yang telah kami laksanakan agar dibayarkan,” tegas Ujang.
Para pelaksana berharap pembayaran progres segera direalisasikan agar pembangunan KDMP yang masih berjalan dapat dilanjutkan. Mereka juga meminta kewajiban kepada tukang dan pemasok material yang muncul selama proses pembangunan segera diselesaikan.
BACA JUGA:Konsumsi Sayur Pakcoy Baik untuk Merawat Kecantikan Kulit, Cek Manfaatnya!
BACA JUGA:Kaya Vitamin C, Ini 10 Manfaat Konsumsi Tomat Ceri dengan Rutin
Menurut para pelaksana, kepastian pembayaran tidak hanya berkaitan dengan kelanjutan pembangunan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hubungan mereka dengan pekerja dan mitra penyedia material di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang menangani pendanaan pembangunan KDMP terkait penyebab terhambatnya pembayaran progres 144 unit pembangunan di wilayah Manna-Kaur maupun kepastian waktu pencairan dana.