BACA JUGA:Hadapi Lonjakan Konsumsi, Pemprov Bengkulu Minta Tambahan Kuota Elpiji dan BBM Subsidi ke BPH Migas
April juga menekankan pentingnya kesesuaian antara latar belakang kompetensi peserta dengan bidang tugas pada jabatan yang akan ditempati.
"Jangan sampai terjadi penempatan seseorang pada jabatan yang tidak sesuai dengan kemampuan maupun tupoksinya," ujarnya.
Menurut April, kesesuaian kompetensi dengan jabatan akan membantu pejabat dalam menjalankan program kerja, mengambil keputusan, serta meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Sebaliknya, penempatan yang tidak sesuai dengan kemampuan dan bidang keahlian dinilai dapat menghambat pelaksanaan program serta memengaruhi efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
BACA JUGA:177 SPPG di Bengkulu, Baru 139 yang Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
BACA JUGA:Jangan Dibiarkan! Inilah Dampak Buruk Anemia Bagi Kesehatan Anak
"Yang paling penting bagaimana pejabat yang dipilih nantinya bisa bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Seluma," tutupnya.
Untuk diketahui, Selter JPTP di lingkungan Pemkab Seluma dibuka setelah Pemerintah Kabupaten Seluma memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Seleksi dibuka untuk mengisi 12 jabatan pimpinan tinggi pratama yang mengalami kekosongan di sejumlah organisasi perangkat daerah.
Pendaftaran peserta berlangsung pada 21 Agustus hingga 6 September 2026. Setelah masa pendaftaran, panitia melanjutkan proses seleksi administrasi dan rekam jejak peserta pada 21 Agustus hingga 8 September 2026 sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
BACA JUGA:Tak hanya Buahnya, Berikut 5 Manfaat Bonggol Nanas untuk Kesehatan
Hasil seleksi administrasi kemudian diumumkan pada 10 September 2026. Peserta yang lolos melanjutkan tahapan uji publik pada 14 hingga 18 September 2026.
Setelah uji publik, proses seleksi berlanjut ke tahap asesmen. Dari 43 peserta yang mengikuti asesmen, mereka akan melanjutkan ke penulisan makalah, presentasi, dan wawancara pada 28 hingga 30 September 2026.
Seluruh rangkaian seleksi kemudian akan menjadi bahan penilaian sebelum hasil akhir diumumkan pada 5 Oktober 2026.