3. Konsumsi Makanan yang Mengandung Banyak Air
Cairan tidak hanya berasal dari minuman. Beberapa makanan juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Semangka, melon, jeruk, mentimun, sup, dan sayuran berkuah bisa menjadi pilihan. Makanan tersebut juga dapat menjadi pelengkap ketika nafsu makan sedang menurun.
4. Minum Lebih Banyak Saat Banyak Berkeringat
Aktivitas fisik, cuaca panas, atau pekerjaan yang membuat tubuh banyak berkeringat dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Karena itu, kebutuhan cairan perlu diperhatikan sebelum, selama, dan setelah melakukan aktivitas tersebut.
BACA JUGA:Cek di Sini! 7 Efek Samping Buah Sawo bagi Kesehatan, Hati-hati Berlebihan
Jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk mulai minum. Jika berkeringat dalam waktu lama, minuman yang mengandung elektrolit dapat dipertimbangkan, terutama setelah aktivitas fisik berat.
5. Batasi Minuman yang Terlalu Manis
Minuman manis seperti soda, minuman kemasan, atau minuman dengan tambahan gula tinggi bukan pilihan utama untuk mengatasi dehidrasi sehari-hari.
Selain memberikan banyak gula, minuman tersebut dapat membuat asupan kalori meningkat tanpa memberikan manfaat nutrisi yang sebanding. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan.
6. Istirahat di Tempat yang Sejuk
Jika dehidrasi berkaitan dengan panas atau aktivitas berat, segera hentikan aktivitas dan beristirahat di tempat yang sejuk.
Tubuh membutuhkan waktu untuk menurunkan suhu dan memulihkan cairan yang hilang. Gunakan pakaian yang nyaman dan longgar.
BACA JUGA:Opsen Pajak Kendaraan Sumbang Rp11,8 Miliar ke PAD Bengkulu Selatan
Jika berada di luar ruangan, usahakan berteduh dan hindari paparan panas berlebihan sampai kondisi tubuh terasa lebih baik.